Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan pembangunan jaringan air bersih di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dok: Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan pembangunan jaringan air bersih di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dok: Humas Pemprov Jateng

Mimpi Merdeka Air Bersih Sejak Zaman Penjajahan

Nasional kemarau dan kekeringan krisis air bersih
Mustholih • 12 Juli 2019 13:45
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meresmikan pembangunan jaringan air bersih di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Warga yang berada di lereng Gunung Slamet itu sudah puluhan tahun bermimpi menikmati air bersih yang melimpah.
 
"Di sini sebenarnya sudah lama membutuhkan air bersih. Sebelum merdeka, desa ini sudah langganan kekeringan," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada wartawan di Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Impian warga setempat bisa merasakan air bersih yang melimpah terwujud. Menurut Ganjar, demi memberi pasokan air ke warga, Pemprov Jateng harus membangun jaringn air sepanjang 18 kilometer dari Banyumas ke Desa Kutabawa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Program ini ke depan akan kami terapkan di banyak tempat yang selalu terkena bencana kekeringan. Mudah-mudahan, tidak ada lagi cerita warga mengantre air dengan bawa ember," ujar Ganjar menegaskan.
 
Warga Kutabawa, Riyoto, 70,mengakui air bersih menjadi barang mahal di desanya. Ia sejak lahir bersama 2.700 warga di lereng Gunung Slamet tidak puas menikmati air bersih. Apalagi kala kemarau.
 
"Di sini tidak ada sumber mata air. Jadi sejak nenek moyang dulu selalu kekeringan," ungkap Riyoto mengenang.
 
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, Riyoto dan warga harus merogoh kocek Rp2 ribu per jeriken. "Karena sulit air, mandi paling satu ember. Itupun mandi sehari sekali," ujar Riyoto.
 
Dia bersyukur hari-hari suram kesulitan air ini tinggal cerita. Riyoto menyatakan sekarang sudah bisa mandi tiga kali sehari. "Sampai puas," katanya.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif