ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.
ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.

Pemkot Makassar Tak Soal Tenaga Honorer Dihapus

Nasional tenaga honorer
Muhammad Syawaluddin • 23 Januari 2020 20:21
Makassar: Pemerintah Kota Makassar tak mempersoalkan adanya kebijakan Pemerintah Pusat terkait penghapusan tenaga honorer. Tenaga honorer bakal dijadikan di Pemkot Makassar bakal dijadikan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PKKK)
 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar, Basri Rakhman, mengatakan kebijakan tersebut bukanlah sebuah masalah dan bisa diatasi.
 
"Ini hanya soal kenamaan saja. Tidak ada masalah," kata Basri saat dikonfirmasi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 23 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Basri menyebut, Pemkot Makassar ingin 8.000 tenaga honorer yang terdata dijadikan sebagai PPPK. Meski begitu ia berharap seluruh honorer bisa memenuhi syarat untuk menjadi PPPK. 
 
Saat ini ia meminta, terhadap tenaga honorer termasuk guru tetap bekerja dengan baik. "Untuk sementara jumlah yang ada akan kita pertahankan. Dan itu akan menyusut secara alami jika ada yang lulus dalam tes CPNS nantinya," ungkap Basri.
 
Komisi II DPR bersama Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sepakat tidak ada lagi status pegawai honorer. Status pegawai telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
Dalam aturan itu, hanya ada dua status pegawai yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tenaga honorer yang ingin bekerja di pemerintahan harus melewati seleksi khusus.
 
Mereka yang memenuhi syarat sebagai PNS dipeebolehkan mengikuti seleksi CPNS. Sementara tenaga honorer yang tak memenuhi syarat bisa mengikuti PPPK.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif