ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

18 Warga Gunungkidul Lapor Namanya Dicatut Parpol

Antara • 29 September 2022 13:35
Gunungkidul: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerima 18 aduan masyarakat terkait pencatutan yang dilakukan partai politik dalam mencalonkan peserta Pemilu 2024. Ketua Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto mengatakan pencatutan itu diketahui saat mereka mengecek lewat situs Info Pemilu 2024.
 
"Bagi masyarakat silakan mengecek ke situs Info Pemilu 2024, bila namanya tercantum dan merugikan, silakan lapor ke Bawaslu Gunungkidul," kata Tri, Kamis, 29 September 2022.
 
Ia mengatakan belasan warga mengeklaim bukan merupakan anggota parpol sehingga melaporkan keberatan ke Bawaslu Gunungkidul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejauh ini ada enam laporan yang sudah diklarifikasi. Proses klarifikasi dilakukan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul.
 
"Klarifikasi dilakukan dengan perwakilan parpol peserta pemilu di Gunungkidul," kata dia.
 
Baca: Baru 13 Parpol yang Telah Memperbaiki Verifikasi Administrasi, Ini Daftarnya

Tri Ismiyanto mengatakan pengecekan dilakukan dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) ke dalam kolom yang disediakan. Setelah diproses, akan keluar informasi apakah NIK tersebut terdaftar sebagai anggota parpol peserta Pemilu 2024 atau tidak.
 
Bawaslu Gunungkidul sudah membuka posko pengaduan masyarakat terkait verifikasi keanggotaan parpol ini. Posko pengaduan masih dibuka hingga tahapan verifikasi peserta pemilu selesai.
 
"Jadi kemungkinan akan ada tambahan aduan dari masyarakat terkait keanggotaan parpol ini," ujar Tri.
 
Sementara itu, Anggota Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan selain aduan pencatutan keanggotaan parpol, Bawaslu Gunungkidul juga menangani keanggotaan parpol ganda.
 
Sejauh ini ada 97 nama ganda dari keanggotaan 13 parpol calon peserta Pemilu 2024 di Gunungkidul. Pihaknya tengah melakukan klarifikasi terkait temuan tersebut.
 
"Sejauh ini ada 23 nama yang dinyatakan memenuhi syarat dari delapan parpol, kami masih menunggu proses perbaikan data dari parpol," tuturnya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif