Suasana konservasi komodo di Pulau Rinca. Medcom.id/Damar Iradat
Suasana konservasi komodo di Pulau Rinca. Medcom.id/Damar Iradat

Perburuan Liar di Taman Nasional Komodo Mengkhawatirkan

Nasional lingkungan hidup
Damar Iradat • 11 Agustus 2019 19:42
Kupang: Kasus perburuan liar di kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat masih terus terjadi. Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat sangat prihatin dengan masih maraknya perburuan liar yang dapat merusak ekosistem komodo.
 
"Kami prihatin dengan kasus perburuan liar yang masih terus terjadi di Pulau Komodo. Kerbau dan Rusa di kawasan Pulau Komodo semakin berkurang akibat ulah oknum-oknum tidak bertangung jawab," kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Kupang, Minggu, 11 Agustus 2019.
 
Kasus terbaru yakni diringkusnya sejumlah pelaku asal Bima, Nusa Tenggara Barat, yang melakukan perburuan liar kerbau dan rusa di Pulau Komodo. Polda NTB mengamankan delapan ekor kerbau dan delapan ekor rusa hasil perburuan liar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus perburuan liar di Komodo harus diusut tuntas dan diproses dengan tegas secara hukum. Ia berharap pengawasan dilakukan Balai Taman Nasional Komodo lebih optimal sehingga kasus perburuan liar terhadap satwa makanan utama Komodo tidak terus terjadi.
 
Pemerintah NTT sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelimpahan pengelolaan TN Komodo. Pelimpahan akan membuat Pemprov NTT bertanggung jawab penuh sehingga apabila terjadi kasus itu maka menjadi tangung jawab Gubernur NTT.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif