Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko (kanan) dan Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas (kiri).
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko (kanan) dan Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas (kiri).

Inovasi Inventor Muda Dunia Digelar di Indonesia

Nasional inovasi
Hendrik Simorangkir • 25 Oktober 2019 21:11
Tangerang: Indonesia menjadi tuan rumah International Exhibition for Young Inventor (IEYI) ke-15 dalam momentum penyelenggaraan Indonesia Science Expo (ISE) 2019 yang digelar di Serpong, Tangerang, Jumat, 25 Oktober 2019. Ajang kompetisi tersebut untuk mendorong inovasi dan penemuan ilmiah remaja international.
 
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko, mengatakan tahun ini IEYI diikuti 150 proyek penelitian dari 11 partisipan internasional yakni Indonesia, Jepang, Macau, Malaysia, Philipina, Rusia, Singapura Taiwan, Thailand, Tiongkok, dan Vietnam.
 
"Kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan cara berpikir kritis, menggali inspirasi, dan memperluas kesempatan bagi semua pihak dalam hal ilmu pengetahuan, dan teknologi," ujarnya di Serpong, Tangerang, Jumat, 25 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inovasi Inventor Muda Dunia Digelar di Indonesia
Kontestan dari 11 partisipan internasional saat mengikuti International Exhibition for Young Inventor (IEYI) ke-15.
 
Gelaran dengan bertajuk 'Youth for Better Future', Handoko menjelaskan inovasi-inovasi yang ditampilkan di IEYI diharapkan dapat mengubah kualitas kehidupan menjadi lebih baik.
 
"Oleh karena itu pihak-pihak pendukung yakni guru, orang tua, dan lingkungan sosial memiliki peran penting untuk terus memupuk kreativitas dan menumbuhkan imajinasi," katanya.
 
Handoko menambahkan para peserta IEYI telah menebar semangat untuk mengomunikasikan sains, membangun jaringan, dan memberikan penampilan yang luar biasa.
 
"Interaksi di IEYI telah menembus batas-batas regional, ras, dan agama. Dalam IEYI terbangun persahabatan dan perdamaian yang dihubungkan dengan ilmu pengetahuan," jelasnya.
 
Perwakilan juri dari Indonesia Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono menuturkan IEYI yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya di Indonesia ini, hasil inovasi para inventor muda dunia kali ini terbagi dalam enam kategori yakni Technologies for Special Needs, Safety and Health, Green Technologies, Disaster Management, Education and Recreation, Foods and Agriculture, dan Art Technology.
 
"Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, kemudahan dalam mengoperasikan, serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Pemenang dari masing-masing kategori akan mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu sesuai dengan kelompok usia senior dan junior," ungkap Bogie.
 
Selanjutnya, perhelatan IEYI tahun 2020 akan dilaksanakan di Kazan, Rusia.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif