Penambang pasir di Sungai Ciberang, Lebak, Banten. Foto: ANT
Penambang pasir di Sungai Ciberang, Lebak, Banten. Foto: ANT

Banjir di Lebak Berkah Penambang Pasir

Nasional banjir jakarta
Antara • 27 Januari 2020 14:54
Lebak: Bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, awal 2020 membawa berkah bagi penambang pasir. Penghasilan penambang pasir bertambah dan bisa mendapatkan pasir dengan mudah.
 
"Kami sekarang mencari pasir itu tidak kesulitan, juga tidak merendam lagi di air sungai," kata seorang penambang Udin, di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Senin, 27 Januari 2020.
 
Dia menerangkan produksi pasir setelah banjir melimpah. Dia mengaku dengan menggali menggunakan cangkul bisa menghasilkan hingga enam kubik per hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan hasil seperti itu, seorang penambang bisa meraup uang Rp450.000 sampai Rp540.000. Harga jual pasir rata-rata Rp90.000/kubik.
 
"Kami sangat terbantu dengan pendapatan sebesar itu," jelasnya.
 
Seorang penambang pasir lainnya, Samsu, mengaku pendapatannya meningkat sejak dua pekan terakhir. Kini dia meraup Rp500 ribu per hari, sementara biasanya hanya Rp150 ribu per hari.
 
"Kami menambang pasir bisa menjual lima kubik per hari dan dijual ke warga yang pesan dengan harga Rp90.000/kubik," katanya.
 
Berdasarkan pantauan, sejumlah penggali pasir di tepi Sungai Ciberang di Desa Sukasari, Kecamatan Cipanas, masih terlihat melakukan aktivitas penggalian pasir. Para penambang menggunakan cangkul dan karung untuk menampung pasir.
 
"Kualitas pasir itu cukup bagus untuk pembangunan rumah," kata Ahmad Sanukri, warga Kecamatan Cipanas.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif