Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Sudah 98%

Achmad Zulfikar Fazli • 16 Mei 2022 16:24
Jakarta: Penanganan covid-19 di Kabupaten Banggai terus membaik. Laporan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banggai per 15 Mei 2022, 260.128 warga Banggai sudah menerima vaksinasi atau 98,7 persen dari sasaran. 
 
Sebanyak 140.695 warga menerima dosis lengkap atau setara 53,4 persen. Selain itu, tak ada penambahan kasus baru dan semua pasien covid-19 telah dinyatakan sembuh per kemarin. 
 
Bupati Banggai Amirudin mengatakan membaiknya penanganan covid-19 di Banggai tidak terlepas dari keputusan cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai. Satgas Covid-19 Kabupaten Banggai di bawah komando Amirudin setiap hari menggiatkan operasi yustisi bersama kepolisian dan TNI. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), terang dia, semua pihak harus menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan interaksi. 
 
Sistem belajar mengajar belum bisa tatap muka secara langsung. Kemudian, jam kerja aparatur sipil negara (ASN), OPD, kecamatan, kelurahan, desa, termasuk instansi vertikal 25 persen work from office (WFO) dan 75 persen bekerja dari rumah. 
 
"Tahun 2021 menguji ketahanan kita semua sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Banggai, dan terbukti kita berhasil melewatinya dengan sebaik mungkin," ujar Amirudin, dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Mei 2022.
 
Baca: 3,7 Juta Warga di Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Booster
 
Meski menerapkan PPKM dan operasi yustisi, pemerintah Kabupaten Banggai tetap berupaya agar daya beli masyarakat tak menurun signifikan. 
 
Pemkab Banggai mengucurkan anggaran penanganan dampak pandemi covid-19 sebesar Rp6,9 miliar. Angggaran itu untuk jaminan dan pemberdayaan sosial, serta penyediaan makanan untuk keluarga korban pasien covid-19. 
 
Bantuan sosial juga datang dari sejumlah perusahaan yang menanamkan modal di Kabupaten Banggai. 
 
"Melalui solidaritas dan keseriusan semua pihak, kami akan terus konsisten dengan apa yang telah kami janjikan kepada masyarakat Kabupaten Banggai," tutur Amirudin. 

Insentif Tenaga Kesehatan 

Sejak dilantik pada Juni 2021, Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili mendapat keluhan dari para tenaga kesehatan terkait tunggakan insentif untuk penanganan covid-19. Bahkan, jumlah yang belum dibayarkan mencapai Rp5,172 miliar. 
 
Amirudin pun langsung memerintahkan Pemkab Banggai segera membayarkan tunggakan insentif tenaga kesehatan pada 2020. Amirudin juga memutuskan untuk mengalokasikan anggaran untuk insentif dan honorarium tenaga kesehatan mencapai Rp3,315 miliar. 
 
Dana itu untuk honorarium dokter spesialis dan umum, perawat, dan insentif tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas yang menangani pasien covid-19. 
 
Amirudin memastikan pihaknya masih terus mengontrol pembayaran insentif para tenaga kesehatan. Sebab, hal ini menunjang misi Pemkab Banggai dalam penanganan wabah.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif