Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat di UGM, Jumat, 4 Februari 2022. Medcom.id/ Ahmad Mustaqim
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat di UGM, Jumat, 4 Februari 2022. Medcom.id/ Ahmad Mustaqim

Menhan Prabowo Ingin Beli Inovasi Teknologi UGM

Ahmad Mustaqim • 05 Februari 2022 00:03
Yogyakarta: Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengatakan keinginannya membeli inovasi teknologi hasil peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM). Syaratnya hasil inovasi teknologi itu sudah teruji.
 
"Saya sudah janji kalau uji coba prototipe-prototipe berhasil itu kita akan pesan," kata Prabowo dalam kunjungannya di UGM, Jumat, 4 Februari 2022.
 
Baca: Ridwan Kamil Apresiasi Penangkapan Petinggi NII di Jabar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prabowo melihat sejumlah inovasi teknologi pesawat tanpa awak atau unmanned Aerial Vehicle (UAV) karya peneliti UGM. Inovasi teknologi besutan dosen dan mahasiswa Fakutas Teknik Mesin itu dipamerkan di Balairung UGM.
 
Beberapa UAV itu di antaranya peluru kendali (rudal) Pasopati yang diuji terbang pertama pada 2017, UAV Amphibi Gama V2 yang mampu melakukan monitoring serta memetakan kondosi gunung berapi aktif, dan Palapa S-1 berupa pesawat tanp awak pemantau spesialis di medan sulit.
 
Prabowo mengatakan karya inovasi anak negeri itu patut dibanggakan. Ia menyatakan harus ada banyak inovasi teknologi yang dihasilkan bangsa Indonesia.
 
Ia menilai kalangan akademisi harus terlibat langsung mendukung inovasi teknologi, termasuk untuk pertahanan negara. Ia menegaskan kemajuan teknologi menjadi salah satu syarat membuat pertahanan negara kuat.
 
"Jadi semua ini mata rantai. Kalau ekonomi kuat industri harus kuat, industri butuh teknologi, teknologi akan menghasilkan pertahanan kuat, pertahanan kuat akan menjamin negara kuat dan makmur," jelas Prabowo.
 
Sementara seorang mahasiswa Fakultas Teknik Mesin UGM, Ditya Farhas, mengungkapkan rudal Pasopati merupakan rudal jelajah yang menjangkau sasaran diam dengan ketinggian rendah. Hal itu membuat rudal tidak terdeteksi radar.
 
"Rudal Pasopati ini dilengkapi roket booster karena dirancang buat mengejar dengan kecepatan tinggi. Bisa menempuh kecepatan 130 kilometer per jam," ungkap Ditya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif