Wakil Wali Kota Bandung, Jabar Yana Mulyana. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)
Wakil Wali Kota Bandung, Jabar Yana Mulyana. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung Batal Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona
ant • 14 Agustus 2020 17:54
Bandung: Wakil Wali Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat Yana Mulyana menyatakan dirinya batal menjadi sukarelawan uji klinis vaksin covid-19. Gagalnya Yana menjadi sukarelawan karena adanya saran agar Yana tidak mengikuti uju vaksin karena pernah terinfeksi covid-19 itu.
 
"Saya disarankan tidak ikut mejadi sukarelawan uji vaksin, karena saya penyintas (pernah terinfeksi) covid-19," katanya saat ditemui di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Ia menyatakan dirinya berpotensi memiliki antibodi tersendiri setelah pernah terinfeksi virus covid-19. Namun uji klinis itu tetap berjalan normal terhadap relawan lainnya yang telah mendaftar secara sukarela.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Insyaallah saya sudah punya antibodi," katanya.
 
Saat ini uji klinis terhadap sukarelawan sudah mulai berjalan di lima lokasi, yakni di Balai Kesehatan Universitas Padjajaran Dipatiukur, Puskemas Garuda, Puskemas Sukapakir, Puskesmas Dago, dan Puskesmas Ciumbuleuit.
 
Di Puskesmas Garuda, menurut Yana, sudah ada sebanyak 20 relawan yang telah dilakukan vaksinasi. Sukarelawan itu sebelumnya telah dinyatakan negatif covid-19 setelah melalui tes usap polymerase chain reaction (PCR).
 
"Hari ini berarti sudah mulai disuntik yang pertama, imunisasi pertama 20 orang disuntik. Totalnya ada 360 sukarelawan yang sudah daftar di sini," katanya.
 
Sebelumnya Yana menyatakan dirinya siap memberi contoh kepada masyarakat untuk menjadi sukarelawan uji vaksin covid-19 yang bakal dilakukan di Kota Bandung.
 
"Boleh saja, saya sih Insyaallah ya, kalau masuk kriteria kan," katanya.
 
Dia mengatakan Wali Kota Bandung Oded M Danial juga telah meminta kepada para pimpinan untuk memberi contoh kepada masyarakat dengan menjadi sukarelawan uji vaksin covid-19.
 
"Ini kan uji klinisnya sudah tahap ketiga ya, tahap satu dan dua udah di China, ini halal dan juga tingkat keamanannya Insya Allah (terjamin)," ujar Yana.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif