Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Kota Semarang Berlakukan Jam Malam

Nasional Virus Korona
Mustholih • 29 Maret 2020 17:35
Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, memberlakukan jam malam mulai hari ini, Minggu, 29 Maret 2020, di sejumlah jalan protokol. Kendaraan roda empat dan roda dua dilarang masuk kawasan itu mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.
 
"Perkembangan hari ini masih banyak (orang) di jalan-jalan Kota Semarang. Ini untuk mengurangi warga yang merasa tidak ada persoalan, merasa sehat, ingin jalan-jalan di Semarang. Kalau ditutup, saya rasa akan mengurangi," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 29 Maret 2020.
 
Hendrar menegaskan jam malam dilakukan untuk mendukung social distancing. Jaga jarak dipercaya Pemerintah Kota Semarang sebagai satu-satunya cara menekan penyebaran virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sepakat satu-satunya cara adalah social distancing. Mulai hari ini jalan-jalan protokol ditutup dari pukul 18.00 sampai 06.00 WIB, setiap hari," jelas dia.
 
Baca juga:Pasien Kedua Positif Covid-19 di Sumsel Seorang Dokter
 
Jalan protokol Kota Semarang yang ditutup yakni, Jalan Pandanaran menuju Jalan Simpang Lima; Jalan Pemuda; Jalan Gajahmada; Jalan Pahlawan; dan Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju Simpang Lima. Pemberlakukan jam malam ini akan berlangsung selama sepekan ke depan.
 
"Selama seminggu ini tidak ada perubahan, mungkin akan ditutup 24 jam. Kita akan evaluasi seminggu ini," ungkapnya.
 
Sementara itu, dalam upaya menangani penyebaran virus korona, Hendrar mengatakan rumah dinasnya sudah siap digunakan untuk merawat pasien dalam pengawasan. Ada 94 kamar siap huni bagi warga yang terinfeksi virus korona.
 
Adapun di gedung Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan 96 kamar yang siap huni bagi orang dalam pemantauan. Gedung Diklat ini juga sudah siap dipakai bagi pasien ODP per Senin, 30 Maret 2020.
 
"Besok sudah siap digunakan, alat-alat sudah siap semua, silakan besok bisa dipakai untuk menampung," pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif