Menteri Yasonna Pertimbangkan Diversi untuk Anak Terjerat Pidana

Hendrik Simorangkir 17 April 2018 18:32 WIB
narapidana
Menteri Yasonna Pertimbangkan Diversi untuk Anak Terjerat Pidana
Menkumham Yasonna Laoly mengunjungi LPKA Kelas 1A Tangerang, Selasa 17 April 2018, Medcom.id - Hendrik
Tangerang: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan anak yang terjerat pidana akan mengikuti program diversi. Program itu diberlakukan sebelum berkas dikirim ke meja hijau.

Merujuk pada Pasal 1 Angka 7 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2012, diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

"Kami akan melakukan koordinasi bersama pengadilan, kejaksaan, dan kepolisian terkait dengan program diversi anak. Saya berharap, kalau kejahatan mereka (anak) jangan begitu saja dimasukkan ke dalam lapas," ujar Yasonna di LPKA Kelas 1A Tangerang, Selasa 17 April 2018. 


Yasonna menjelaskan, contoh kejahatan yang dikakukan anak yang masih dalam bentuk program diversi yakni pencurian. Lanjutnya, kejahatan yang dilakukan itu merupakan dampak akan lingkungan dan sosial. Karena akan tertanam dalam dirinya yang belum mengetahui baik dan buruknya. 

"Anak-anak ini harus dibina oleh kita bukan begitu saja langsung masuk ke lapas. Nanti metodenya akan kita buat seperti bila ketahuan mereka (anak) melakukan kesalahan, kepolisian segera koordinasi dengan orang tua yang kemudian diberikan program diversi tersebut," jelas Yasonna. 

Yasonna berharap program tersebut dapat menurunkan tingkat kejahatan pada anak dengan terus ditekankan.



(RRN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360