Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Airin Rachmi Diany. (Foto: MI/Susanto)
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Airin Rachmi Diany. (Foto: MI/Susanto)

Apeksi Dukung Pemangkasan Aturan Penghambat Investasi

Nasional Omnibus Law
Farhan Dwitama • 22 November 2019 09:49
Tangerang: Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Airin Rachmi Diany, mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat, menerapkan omnibus law. Hal ini, diharapkan bisa meningkatkan investasi berkualitas tinggi di daerah.
 
"Kita sudah mulai mengusulkan lewat asosiasi. Pak Presiden membikin omnibus law dan juga ada beberapa hal yang misalnya dipangkas (perda). Alhamdulillah kami melalui asosiasi, diminta memberikan masukan melalui Mendagri apa saja yang menjadi persoalam sehingga investasi terhambat di daerah," ucap dia, Jumat, 20 November 2019.
 
Dia menekankan,

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentu berbeda-beda kami di Jawa dengan di Kalimantan. Bagaimana dana bagi hasil, aturan, regulasi, dan lain sebagainya," kata dia. dalam penetapan aturan di daerah, harus juga memerhatikan kearifan lokal dan tidak bisa menggeneralisasi satu daerah dengan daerah lainnya.
 
Airin mengakui saat ini, masih banyak aturan yang tumpang tindih. Dengan omnibus law, ia berharap aturan dan ketentuan yang berlaku saat ini, bisa kembali dicermati.
 
"Salah satunya tidak adanya tumpang tindih. Contoh, kita didorong tidak banyak membuat perda tapi di satu sisi aturan undang-undang yang mengharuskan kita membuat Perda. Itu yang kita harap dengan omnibus law bisa menyisir satu persatu di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) melihat apa saja yang bisa didiskusikan," katanya.
 
Airin mengakui di Kota Tangerang Selatan, misalnya, investasi terus masuk dari daerah penyangga ibu kota DKI Jakarta. Imbasnya, pertumbuhan ekonomi di Tangsel menanjak dan melebihi pertumbuhan ekonomi nasional.
 
"Kalau di Tangsel sendiri alhamdulillah kita terus mendorong iklim investasi yang baik. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita 7,4 persen artinya memang upaya-upaya ini akan terus kita tingkatkan kedepan," tandasnya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif