Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Kapal Pengangkut Elpiji Tenggelam di Belitung

Nasional kapal tenggelam
Antara • 17 Desember 2019 12:34
Belitung: Kapal pengangkut tabung gas elpiji tiga kilogram dari Kabupaten Belitung menuju Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, tenggelam di perairan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung, Senin malam, 16 Desember 2019. Tenggelamnya kapal diduga akibat kerusakan mesin.
 
"Kapal mengalami kerusakan mesin kemudian lego jangkar di sana tetapi larat atau bergeser," kata Petugas Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Pandan, Fadli di Tanjung Pandan, Selasa, 17 Desember 2019.
 
Dia menuturkan Kapal Motor (KM) Putra Sentosa II berukuran 29 Gross Tonnage (GT) berangkat dari pelabuhan Tanjung Pandan menuju Pangkal Balam, Senin, 16 Desember 2019, pukul 13:30 WIB. Kapal tersebut mengangkut 3.360 tabung kosong elpiji ukuran tiga kilogram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi dugaan penyebab tenggelamnya sementara adalah kebocoran dan kerusakan mesin kalau cuaca buruk posisinya masih berada di alur jadi tinggi gelombang paling masih 0,5 meter," ujarnya.
 
Fadli melanjutkan pihaknya sedang berkoordinasi untuk melakukan upaya evakuasi kapal. Dia mengungkap kapal akan ditarik menuju pelabuhan Tanjung Pandan.
 
"Kami akan koordinasi dulu dengan pihak pemiliknya untuk bagaimana cara evakuasinya jangan sampai nanti kami tarik ke sini nanti tenggelam di alur jadi kacau," jelasnya.
 
Nahkoda KM Putra Sentosa II, Effendy, 35, mengatakan kapalnya mengalami mati mesin ketika berlayar menuju pelabuhan Pangkal Balam. Kemudian, pukul 17:00 WIB lego jangkar dan melakukan upaya perbaikan mesin.
"Mesin mati kami berusaha untuk menyalakannya tapi tidak hidup," ucapnya.
 
Dia melanjutkan, pukul 22:00 WIB lego jangkar. Namun larat atau bergeser sehingga air mulai masuk ke bagian dalam kapal.
 
"Kami lego jangkar agar aman namun larat terbawa ombak larat ke tepi batu karang," ujar Effendy.
 
Dia menambahkan saat itu kondisi cuaca sedang hujan disertai angin kencang. Dia mengaku ada bantuan dari kapal lain, namun tidak bisa merapat.
 
"Gelombangnya kuat, angin ribut, hujan, mesin macet," kata dia.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif