Wali Kota Bogor, Bima Arya di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Desember 2019. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Wali Kota Bogor, Bima Arya di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Desember 2019. Medcom.id/ Rizky Dewantara

Bima Arya Tak Memahami Tujuan Penambahan Libur ASN

Nasional pns ASN
Rizky Dewantara • 12 Desember 2019 19:43
Bogor: Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, tidak paham soal tujuan wacana penambahan hari libur untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilontarkan Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo Martowiyoto. Bima Arya meyakini penambahan libur tersebut hanya akan mengganggu kinerja.
 
"ASN itu pelayanan masyarakat loh, saya tidak paham dengan tujuan yang sedang diwacanakan KASN Waluyo Martowiyoto soal skema jam kerja bagi ASN," kata Bima Arya kepada Medcom.id, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Bima menjelaskan kebanyakan warga yang sibuk dengan rutinitas bekerja membutuhkan layanan publik pada akhir pekan. Jika ASN yang tugasnya melayani masyarakat ditambah waku libur, pelayanan akan terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Justru masyarakat membutuhkan pelayanan publik di hari libur, karena mereka yang bekerja baru bisa meluangkan waktunya pada hari libur," jelas Bima.
 
Sementara Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir pada pemerintah pusat terkait penambahan hari libur ASN.
 
Dedie mengatakan untuk setuju atau tidak soal penambahan hari libur Pemkot Bogor tidak bisa menyatakan hal tersebut. Jika wacana tersebut sudah menjadi kebijakan dari pemerintah pusat, pihaknya akan fatsun.
 
"Namun untuk pemerintah daerah yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat tujuh hari seminggu dan 24 jam sehari hal itu agak mustahil dilakukan," ungkap Dedie kepada Medcom.id.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif