Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Penangkapan DPO Teroris Poso Terkendala Luas Gunung Biru

Nasional terorisme
Mitha Meinansi • 03 Juli 2019 16:02
Palu: Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Lukman Wahyu Heriyanto, mengaku luasnya Gunung Biru, di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menjadi kendala dalam penangkapan buronan teroris Poso. Gunung Biru selama ini diketahui telah menjadi tempat persembunyian anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT)
 
"Cakupan daerah operasi juga luas. Gunung Biru itu 6.000 kilometer persegi. Jadi upaya apapun seperti sains teknologi adalah human intel kita yang harus rajin, yang harus tahan mental, tahan fisik, karena cakupan luasnya hutan. Ini yang menjadi pokok persoalan, baik itu kendala, tetapi kita harus berupaya bisa ketangkap," jelasnya, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Dia menegaskan, Operasi Tinombala yang digelar untuk memburu buronan teroris MIT itu terus dilakukan. Dia menyakini, kelompok yang dimpimpin Ali Kalora itu masih bersembunyi di kawasan hutan wilayah Kabupaten Poso dan Parigi Moutong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aparat Polri dan TNI tergabung dalam Satuan tugas (Satgas) Operasi Tinombala masih bekerja. Mereka masih memburu 12 orang yang dinyatakan buron.
 
Delapan nama merupakan daftar lama. Sedangkan empat nama lainnya, merupakan wajah baru yang ditetapkan pada Januari 2019.
 
Mereka adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora, Qatar alias Fareld, Askar alias Pak Guru, Nae alias Galuh, Abu Alim alias Ambo, Mohamad Faisal alias Namnung, Alhaji Kaliki alias Ibrohim, dan Rajif Gandi Saban alias Rajes.
 
Sedangkan empat nama lainnya adalah Alvin alias Adam alias Musab, Jaka Ramadan alias Ikrima, dan Al Qindi Mutaqien alias Muaz, berasal dari Banten. Satu orang lagi berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, yaitu Andi Muhamad alias Abdulah
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif