Ilustrasi covid-19. (Medcom.id)
Ilustrasi covid-19. (Medcom.id)

Kasus Covid-19 di DIY Naik Dua Kali Lipat

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Omicron
Ahmad Mustaqim • 28 Januari 2022 23:16
Yogyakarta: Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta menyatakan kasus covid-19 probable Omicron menjadi 34. Di sisi lain, kasus covid-19 secara umum di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkat dua kali lipat dibanding hari sebelumnya.
 
"Kasus (covid-19) probable Omicron di DIY 34, belum termasuk pemeriksaan hari ini," kata Kepala BBTKLPP Yogyakarta Irene dihubungi, Jumat, 28 Januari 2022.
 
Kasus covid-19 probable Omicron masih pada taraf dugaan harena masih berdasarkan uji S-gene Target Failure (SGTF). Sebaran sampel kasus yang telah terperiksa itu yakni dari Kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Sleman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo yang belum ada. Kepastiannya dilanjutkan menunggu hasil tes Whole Genome Sequencing (WGS)," ungkapnya.
 
Di sisi lain, data yang dirilis Pemerintah DIY kasus covid-19 bertambah menjadi 69 pada hari ini. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibanding kemarin sebanyak 25 kasus. Sebaran kasus baru covid-19 di DIY ada di semua kabupaten/kota.
 
Baca: 82% Anak 6-11 Tahun di Garut Sudah Divaksinasi
 
"Tambahan kasus baru hari ini yakni Kota Yogyakarta 12 kasus, Kabupaten Bantul 17 kasus, Kabupaten Kulon Progo 2 kasus, Kabupaten Gunungkidul 1 kasus, dan Kabupaten Sleman 37 kasus. Jumlah total kasus covid-19 saat ini 157.281," kata juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.
 
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap kepastian hasil tes WGS terkait sampel tersebut Omicron atau bukan bisa segera keluar. Menurut dia, pihaknya butuh hal itu untuk sejumlah hal.
 
"Saya juga minta secepat mungkin. Soalnya kami kan juga butuh kejelasan karena memang kecenderungan jumlah kasus naik," ujarnya.
 
Ia mengaku sudah meminta jajarannya hingga pemerintah kabupaten/kota memastikan kesiapan tempat isolasi terpadu (isoter) hingga obat-obatan. Meskipun, sejauh ini pasien baru covid-19 dominan, termasuk kasus probable Omicron, berstatus tanpa gejala sehingga isolasi mandiri.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif