Pemprov Banten sudah menyiapkan pasokan oksigen medis untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan ketiga kasus COVID-19 varian Omicron, yang diprediksi akan terjadi pada bulan Februari 2022. (ANTARA/Mulyana)
Pemprov Banten sudah menyiapkan pasokan oksigen medis untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan ketiga kasus COVID-19 varian Omicron, yang diprediksi akan terjadi pada bulan Februari 2022. (ANTARA/Mulyana)

Pemprov Banten Siapkan Stok Oksigen Medis Antisipasi Omicron

Nasional banten pandemi covid-19 Omicron Varian Omicron
Antara • 27 Januari 2022 12:39
Serang: Pemprov Banten sudah menyiapkan pasokan oksigen medis untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan ketiga kasus covid-19 varian Omicron, yang diprediksi akan terjadi pada Februari 2022.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, untuk tahun ini jika terjadi kembali lonjakan kasus covid-19, Pemprov Banten sudah dalam kondisi siap siaga, karena pola penanganannya sudah terbangun.
 
"Kita tinggal melanjutkan saja pola yang sudah dilakukan pada saat penanganan puncak lonjakan kasus covid-19 pada tahun 2021 lalu," kata Babar, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada tahun lalu, kata Babar, berdasarkan arahan dari Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), pihaknya ditugaskan untuk membuka saluran bantuan oksigen dari sejumlah distributor dan juga perusahaan.
 
"Dukungan itu juga diperkuat dengan Instruksi Gubernur (Ingub), sehingga kami langsung melakukan koordinasi ke Kementerian Perindustrian untuk meminta agar industri oksigen yang ada di Provinsi Banten ikut membantu Pemprov Banten dalam menangani wabah pandemi covid-19," kata Babar.
 
Baca: 2 Siswa Positif, PTM 100% di SMPN 5 Ngawi Dihentikan
 
Diakui Babar, pada saat penanganan lonjakan kasus tahun kemarin, Pemprov Banten mendapat kuota bantuan oksigen medis dari PT Chandra Asri sebanyak 120 ton, ditambah dari dua distributor oksigen yang berada di Serang dan Tangerang yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan dari RS rujukan.
 
"Yang terpenting saat ini masyarakat harus lebih disiplin lagi dalam menerapkan Prokes serta 3M dalam aktivitas sehari-hari," kata Babar.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif