Banjir di Kabupaten Cirebon melias menjadi 9 Desa.
Banjir di Kabupaten Cirebon melias menjadi 9 Desa.

Banjir di Kabupaten Cirebon Meluas ke 9 Desa

Nasional banjir Bencana Banjir Jawa Barat
Ahmad Rofahan • 22 Januari 2022 16:48
Cirebon: Banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon, Jawa Barat meluas ke sejumlah desa, Sabtu 22 Januari 2022 sore. Hal itu disebabkan masih tingginya air kiriman dari wilayah hulu, dan parahnya lagi membuat banjir tak kunjung surut.
 
Warga di lokasi terparah terdampak banjir, memilih mengungsi dan bertahan di posko. Seperti yang dilakukan oleh puluhan warga Desa Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon yang menempati posko pengungsian di kantor desa setempat. 
 
Sekretaris Desa Gunungsari, Arif Suherman menuturkan, warga bertahan dengan alas seadanya setelah banjir yang merendam rumah mereka sejak sabtu pagi tak kunjung surut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih tingginya air kiriman dari wilayah hulu sungai ciberes membuat air merendam pemukiman dan jalan desa bertahan di ketinggian 80 sentimeter," ungkap Arif, Sabtu, 22 Januari 2022.
 
Baca: Sungai Ciberes Meluap, Ratusan Rumah di Kabupaten Cirebon Kebanjiran
 
Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman yang turut meninjau lokasi banjir mengatakan, banjir mulai meluas ke 9 de. Di antaranya Desa Gunungsari, Desa Mekarsari, Desa Karangsari, Desa Ciuyah, Desa Cibogo, Desa Cikulak dan Desa Ambit, Desa Dompyong Wetan dan Desa Gebang Mekar.
 
"Desa Gebang, Desa Gunungsari dan Desa Mekarsari menjadi desa terparah terdampak banjir, bahkan ketinggian air sempat mencapai 1,5 meter," kata Arif.
 
Selain karena intensitas hujan yang tinggi, sambung Arif, banjir juga disebabkan meluapnya Sungai Ciberes karena kondisi sungai yang mengalami penyempitan dan pendangkalan, menjadi penyebab utama air meluap ke pemukiman saat debit air tinggi.
 
"Petugas akan mengupayakan normalisasi sungai, dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mencegah terjadinya banjir di kemudian hari," kata Arif.
 
Meskipun demikian, saat ini banjir di Desa Gunungsari mulai sedikit surut meski kiriman air masih tinggi. Warga pun masih khawatir air kembali datang, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif