PN Surabaya kabulkan permohonan pergantian kelamin Putri Natasya menjadi laki-laki. Foto: Medcom.idS Hadi
PN Surabaya kabulkan permohonan pergantian kelamin Putri Natasya menjadi laki-laki. Foto: Medcom.idS Hadi

PN Surabaya Kabulkan Putri Ganti Kelamin

Nasional pengadilan
Syaikhul Hadi • 19 Februari 2020 15:09
Surabaya: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan permohonan Putri Natasya, 20, mengganti status kelaminnya menjadi laki-laki. Putri lantas mengubah namanya menjadi Ahmad Putra Adinata.
 
Penetapan perubahan identitas atau status kelamin dari wanita menjadi pria dibacakan langsung oleh hakim tunggal R Anton Widyopriyono di Pengadilan Negeri Surabaya. Fakta Putri seorang pria yakni hingga umur 19 tahun tidak pernah menstruasi.
 
"Jadi, dia tidak pernah menstruasi sebagaimana wanita pada umumnya," kata Anton, di PN Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 19 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertimbangan itu dikuatkan dengan keterangan ahli, yakni dokter kandungan. Putri dinyatakan tidak memiliki rahim, sel telur dan tidak pernah haid. Atas fakta itu, hakim mengabulkan permohonan Putri mengubah status menjadi laki-laki.
 
"Mengabulkan permohonan pemohon. Menetapkan, pemohon berubah status jenis kelamin, semula jenis kelamin perempuan menjadi jenis kelamin laki-laki. Menetapkan pergantian nama pemohon yang semula bernama Putri Natasya menjadi Ahmad Putra Adinata," ujarnya.
 
Hakim memerintahkan pemohon segera melaporkan perubahan status jenis kelamin ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Hakim mengingatkan pelaporan dilakukan paling lambat 30 hari sejak diterimanya salinan penetapan perubahan identitas.
 
Menanggapi keputusan hakim, Ahmad Putra Adinata mengaku bersyukur. Dia irit berkata saat putusan dijatuhkan.
 
"Alhamdulillah," ucap Putra.
 
Sementara itu, kuasa hukum Putra, Martin Suryana, mengatakan penetapan hakim menegaskan Putra sejak lahir berjenis kelamin laki-laki. Meski, imbuh dia, ada kelainan medis.
 
"Dalam kasus ini tidak ada operasi ganti kelamin. Putra hanya mengalami penyempurnaan kelamin. Per hari ini, dalam hukum secara administrasi, dalam catatan negara, status Putra bukan lagi perempuan tapi laki-laki, bukan karena ganti kelamin. Tetapi, karena memang dari lahir, putra terlahir sebagai seorang laki-laki," tandasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif