NEWSTICKER
Tenaga kesehatan RSHS Bandung. Medcom.id/Roni K
Tenaga kesehatan RSHS Bandung. Medcom.id/Roni K

Tenaga Medis RSHS Bandung Segera Lakukan Rapid Test

Nasional Virus Korona
Roni Kurniawan • 25 Maret 2020 15:34
Bandung: Sebanyak 300 unit tes berupa rapid diagnostic test (RDT) telah diserahkan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 25 Maret 2020. RDT akan dilakukan untuk tes masif virus korona (covid-19) terhadap 300 tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit.
 
"Pemeriksaan bagi tenaga kesehatan dan karyawan RSHS ini memulai rangkaian tes masif virus korona oleh Pemprov Jabar," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Berli Hamdani, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Pihaknya akan bekerja sama dengan tenaga kesehatan rumah sakit serta Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Pemprov Jabar akan melakukan tes bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Jokowi Mau APD dan AlatRapid TestRata Tersebar
 
Sementara itu, rapid test dengan konsep drive-thru tengah dikoordinasikan dengan kabupaten/kota. Yakni terkait sarana-prasarana, alat, maupun tenaga kesehatan yang akan melaksanakan.
 
"Dengan adanya rapid test ini, diharapkan dapat menjaring kasus maupun orang yang berisiko terkena infeksi sehingga bisa diambil langkah dalam penanggulangan covid-19," ucap Berli.
 
Sementara itu, menurut Direktur Medik & Keperawatan RSHS Bandung Nucki Nursjamsi Hidayat sekira 300 karyawan RSHS yang diperiksa terdiri dari dokter, perawat, sopir, hingga petugas keamanan yang setiap hari bertugas.
 
"Hari ini kami memeriksakan prioritas pertama, yaitu para dokter, terdiri dari dokter penyakit dalam, dokter anestesi, dokter patologi klinik, dan dokter anak, juga dokter peserta didik PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis)," terangnya.
 
Selanjutnya, kata dia, masing-masing KSM (Kelompok Staf Medis). Kemudia para perawat, perawat dari Ruang Rawat Inap Khusus, dari Isolasi Instalasi Gawat Darurat, dari Isolasi Instalasi Rawat Jalan.
 
" Ada tiga driver yang bantu mobilisasi pasien positif covid-19. Satpam mengamankan (pasien), close contact. Kemudian petugas forensik yang memandikan jenazah positif korona. Juga petugas penunjang lain," pungkasnya.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif