ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemkab Kotabaru Fokus Turunkan Stunting Terintegrasi

Nasional stunting
Antara • 24 Juni 2020 09:19
Kotabaru: Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, fokus menurunkan stunting yang diintegrasikan dengan program sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
 
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru, H. Akhmad Rivai, mengatakan wilayahnya terpilih sebagai salah satu daerah fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi 2021 dari 360 kabupaten/kota di Indonesia.
 
"Membantu menyukseskan program ini, Pemkab Kotabaru melibatkan beberapa SKPD terkait, seperti dinas kesehatan, dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, serta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dengan penekanan kegiatan bidang air minum," kata Rivai di Kotabaru, Rabu, 24 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Stunting Bukan Kerdil
 
Dia menjelaskan bidang kesehatan meliputi kegiatan penyediaan makanan tambahan, baik untuk ibu hamil maupun balita kurus; dan kegiatan penguatan promosi, surveillans dan tata laksana gizi dengan rincian penyediaan alat antropometri, therapeutic feeding center (TFC), sanitarian kit, kesling kit dan mobil promosi kesehatan.
 
Selanjutnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kotabaru dengan penekanan kegiatan penyuluhan dan pengadaan kit penguatan 1.000 hari pertama kehidupan.
 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotabaru dengan penekanan kegiatan bidang air minum melalui perluasan sistem pengelolaan air minum jaringan perpipaan; dan bidang sanitasi melalui pembangunan sistem pengolahan air limbah dan sampah; serta dinas lingkungan hidup melalui bidang lingkungan hidup dengan penekanan kegiatan pengelolaan sampah.
 
"SKPD yang terlibat diharapkan agar segera meng-entry pengusulan kegiatan sesuai menu yang tersedia dalam aplikasi KRISNA Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mendukung pelaksanaan penurunan stunting agar dilakukan secara terintegrasi," jelas Rivai.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif