ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

PPDB SMP di Sleman Berlangsung Tiga Pekan

Nasional Virus Korona PPDB 2020
Ahmad Mustaqim • 28 Mei 2020 14:00
Sleman: Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilakukan dengan durasi lebih panjang dibanding tahun ajaran sebelumnya. Tahun ajaran 2020/2021 durasi PPDB dilakukan tiga pekan.
 
"PPDB tahun ini panjang karena kita tidak menyamakan waktu dari setiap jalur. PPDB biasanya satu minggu, ini sampai tiga minggu," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Arif Haryono, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Baca: Surabaya Bisa Seperti Wuhan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebijakan ini diambil tak lepas dari dampak penyebaran wabah covid-19. Arif mengatakan proses PPDB SMP dilakukan mulai 17 Juni hingga pekan pertama bulan Juli. SMP negeri dipersilakan menerapkan empat jalur PPDB.
 
"Ada jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan pindah tugas bagi orang tua siswa. Setiap jalur memiliki kuota masing-masing," jelasnya.
 
Menurutnya jalur zonasi memiliki porsi 50 persen dari total kuota penerimaan peserta didik. Sistem zonasi ini berdasarkan jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah. Jia menyebut, jarak itu tergantung kepadatan penduduk, antara 300 meter hingga 600 meter.
 
"Pendaftaran on line jalur zonasi 19-25 Juni. Pengumuman hasil seleksi dan daftar ulang pada 27 Juni," ungkap Arif.
 
Selain jalur zonasi, ada juga jalur prestasi dengan kuota 30 persen, sistem afirmasi untuk keluarga miskin kuotanya 15 persen, dan pindah tugas bagi orang tua siswa kuotanya 5 persen.
 
Adapun jalur prestasi proses seleksinya memakai nilai rapor SD semester 7, 8, 9, 10, dan 11 dengan bobot 80 persen. Sementara, nilai USBN SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan rantang waktu 4 tahun diberi bobot 20 persen.
 
Jalur prestasi ini masih dibagi dari 30 kuotanya, yakni 25 persen untuk warga Sleman dan 5 persen untuk warga dari luar Sleman. "Pendaftar (siswa) dari luar negeri harus dapat keterangan penyetaraan dari Kementerian Pendidikan," pungkasnya.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif