Suasana kawasan kota terpadu Meikarta. Foto: MI/Rommy Pujianto
Suasana kawasan kota terpadu Meikarta. Foto: MI/Rommy Pujianto

Meikarta Bantah Pekerja Tewas karena Korona

Nasional Virus Korona
Antara • 12 Februari 2020 14:16
Cikarang: Pengelola Meikarta membantah mempekerjakan ribuan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok secara ilegal. Direktur Komunikasi Meikarta Danang Kemayan Jati mengatakan jumlah TKA yang bekerja di proyek Meikarta hanya 86 orang.
 
Danang memastikan seluruh pekerja di lokasi proyek Meikarta terbebas dari virus korona atau Covid-19. Dia membantah tudingan adanya TKA yang meninggal di area proyek akibat Covid-19.
 
"Mengenai WNA yang meninggal, dia bukan karyawan Meikarta.Dia karyawan kontraktor dan kematiannya disebabkan kecelakaan kerja, bukan karena virus korona," kataDanang di Bekasi, Rabu, 12 Februari 2020, melansir Antara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut seluruh TKA di proyek Meikarta direkrut oleh jasa kontraktor China Contractor. Danang menegaskan, seluruh TKA yang bekerja di Meikarta memiliki izin resmi sesuai undang-undang.
 
"Status pekerja WNA yang dipekerjakan di Meikarta minimal supervisor atau key specialist," kata
 
DPRD Kabupaten Bekasi sebelumnya menduga ada ribuan TKA asal Tiongkok bekerja di proyek Meikarta, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, secara ilegal. Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah memeriksa 76 TKA asal Tiongkok
 
"Tidak ada tanda dan saya belum menerima laporan dugaan terinfeksi korona. Namun sesuai prosedur akan terus diobservasi selama 14 hari ke depan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny di Bekasi, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Pemeriksaan dilakukan di dua lokasi, yakni proyek pembangunan Meikarta, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dan di Desa Nagasari, Serang Baru. Sebanyak 58 TKA asal Tiongkok bekerja di proyek Meikarta. Namun, baru 49 yang diperiksa kesehatan, sisanya bakal dicek kemudian.
 
Sedangkan, 27 TKA asal Negeri Tirai Bambu diperiksa kesehatannya di Nagasari. Lokasi ini diperiksa setelah ada informasi lima orang TKA sakit.
 
"Di lokasi ini ada 26 TKA yang pulang karena libur Imlek. Nanti akan kami periksa kembali untuk mengetahui kondisinya," ujarnya.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif