Warga mengangkat harta bendanya dari rumahnya yang terendam banjir di Desa Laikadonga, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. (foto Antara/Jojon)
Warga mengangkat harta bendanya dari rumahnya yang terendam banjir di Desa Laikadonga, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. (foto Antara/Jojon)

4.046 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Konawe Sultra

Nasional banjir
Antara, Medcom • 22 Juli 2020 13:23
Jakarta: Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menyebut, sebanyak 1.154 kepala keluarga atau 4.046 jiwa mengungsi akibat banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, hingga Selasa, 21 Juli 2020. BNPB mencatat, air yang merendam permukiman warga setinggi 2,3 meter dan berangsur turun.
 
"BPBD Kabupaten Konawe mendata 13 kecamatan tergenang, ribuan rumah dan sawah terendam. Banjir juga mengakibatkan 3 jembatan terputus," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Rabu, 22 Juli 2020.
 
Ketiga belas kecamatan terdampak yakni Pondidaha, Wonggeduku, Lambuya, Tongauna Utara, Abuki, Bondoala, Puriala, Tongauna, Pandangguni, Anggaberi, Routa, Anggotoa, dan Morosi. Sedangkan dampak kerusakan lain, banjir juga mengakibatkan 1.981 rumah terendam air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian 10 masjid dan 10 pura ikut terendam banjir. Selain itu, 15 jembatan, puskesmas empat unit, serta tiga pasar ikut terendam. Sekolah yang terendam enam unit untuk SD dan empat unit untuk SMP.
 
Baca:Pemkab Luwu Utara Fokus Perbaikan Infrastruktur
 
Pertanian dan perikanan yang terdampak banjir di Kabupaten Konawe yaitu sawah 17.800 hektare, tanaman lainnya 1.350 hektare, tanaman sayuran 2.800 hektare, serta tanaman cokelat 120 hektare.
 
Upaya yang dilakukan Pemkab Konawe adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, penyaluran obat-obatan, pelayanan kesehatan, pendistribusian logistik ke lokasi yang terisolasi yaitu di Kecamatan Anggaota, Anggaberi, Amonggedo, Sampara, Wawotobi, dan Kecamatan Latoma.
 
Kemudian pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak banjir, pelayanan pengungsian pada lima desa di Kecamatan Pondidaha yang terisolasi, serta melakukan evakuasi pada warga yang terdampak banjir.
 
"Fenomena kejadian hidrometeorologi ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi selama 7 hari dan mengakibatkan sungai Konaweha meluap," terangnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif