Rapid tes yang diikuti ASN, petugas lapangan BPBD, serta PMI di Kabupaten Sleman. Foto: Humas Pemkab Sleman
Rapid tes yang diikuti ASN, petugas lapangan BPBD, serta PMI di Kabupaten Sleman. Foto: Humas Pemkab Sleman

Sejumlah ASN dan Petugas BPBD di Kabupaten Sleman Reaktif Covid-19

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 17 Mei 2020 15:35
Sleman: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan petugas lapangan Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test covid-19 (korona). Rapid test pada Sabtu, 16 Mei 2020, untuk menelusuri penyebaran covid-19 dari klaster Indogrosir.
 
Kepala Bagian Humas dan Protokol Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, ada tujuh orang reaktif dari total 128 ASN yang mengikuti rapid test. Sementara, dari total 67 petugas BPBD, dua diketahui reaktif usai. Untuk petugas PMI, dari 54 peserta rapid test, lima orang reaktif.
 
"Kuota rapid tes ada 250, diikuti 128 ASN, terdata 179. Selebihnya sudah tes mandiri maupun tes di Puskesmas petugas lapangan BPBD 57 orang dan PMI 54 orang," kata Shavitri dihubungi, Minggu, 17 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Shavitri mengatakan, mereka yang reaktif akan ditindaklanjuti untuk menjalani karantina di Asrama Haji Yogyakarta. Ia mengatakan mereka akan dijemput petugas Puskesmas di tempat tinggal masing-masing.
 
"Perkembangan klaster Indogrosir, 71 reaktif usai rapid tes. 57 merupakan pengunjung dan sisanya ASN, petugas BPBD, dan PMI. Rapid tes kedua akan dilakukan 19-21 Mei," katanya.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, mengatakan, peserta rapid test yang reaktif di Asrama Haji terus dipantau kesehatannya. Ia mengatakan, selama menjalani karantina harus mengikuti pengecekan kesehatan hingga berjemur di pagi hari.
 
"Jumlah penghuni Asrama Haji 68 orang. 43 orang telah di-swab pada gelombang pertama. Gelombang kedua tes swab untuk 27 orang," ungkap Makwan.

 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif