Ilustrasi teroris, Medcom.id - M Rizal
Ilustrasi teroris, Medcom.id - M Rizal

Sepuluh Orang Diduga Teroris Diburu di Sulteng

Nasional terorisme
Mitha Meinansi • 03 Januari 2019 13:38
Parigi: Sepuluh orang dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang terkait kasus teroris di Kabupaten Parigi Moutung, Sulawesi Tengah. Mereka merupakan anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang terlibat baku tembak dengan polisi beberapa waktu lalu.
 
Kamis, 3 Januari 2019, polisi menyisiri beberapa lokasi di Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Mereka memburu pelaku yang diduga masih berada di kabupaten tersebut.
 
"Kami meminta warga waspada dan saling menjaga situasi keamanan wilayah masing-masing. Tapi jangan takut, tetap tenang menghadapi mereka," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hery Murwono di Palu, Sulteng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akhir 2017, tim keamanan Satuan Tugas Operasi Tinombala menyebarkan foto dan imbauan pada tujuh nama yang masuk dalam DPO itu untuk menyerahkan diri. Mereka merupakan anggota jaringan kelompok yang dipimpin Ali Kaloro.
 
Baca: Dua Polisi Ditembak Kelompok Santoso
 
Imbauan itu disebar melalui jalur darat dan udara. Lima di antara mereka berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka yaitu:
- Askar alias Pak Guru,
- Qatar alias Fareld,
- Basir alias Romji,
- Galuh alias Nae,
- dan Abu Alim.
 
Dua lainnya berasal dari Poso. Mereka yaitu:
- Ali Kalora
- Namnung
 
Adapun tiga lainnya merupakan nama yang menambah daftar setelah baku tembak di Desa Salubanga pada Senin, 31 Desember 2018, yaitu:
- Rajif Gandi Saban alias Rajes,
- Aditya alias Idad,
- dan Alhaji Kaliki.
 
Baca: Polisi Korban Penembakan Dirujuk ke RS Bhayangkara Palu
 
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan baku tembak terjadi setelah eptugas mengevakuasi jenazah yang menjadi korban mutilasi di pegunungan. Dalam perjalanan pulang ke markas, kendaraan petugas diadang batang pohon.
 
Bripda A turun untuk membuka jalan. Sekelompok orang menyerang dari atas bukit. Peluru menghujam bahu Bripda A.
 
Bripda A melawan dan membalas tembakan. Rekan Bripda A turut memberikan tembakan balasan ke arah bukit.
 
"Namun, temannya yang juga membantu juga tertembak di bagian punggung. Perlawanan terus dilakukan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.
 
Kemudian pelaku kabur ke gunung dan hutan. Polisi yang terluka langsung dievakuasi. Satgas Tinombala pun diterjunkan menyisiri wilayah pegunungan.
 
Lihat video:

 

(RRN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif