Ilustrasi minyak goreng. (Mero Tv)
Ilustrasi minyak goreng. (Mero Tv)

Pemkot Tangerang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng, Ini Tanggal dan Tempatnya!

Nasional Bahan Pokok minyak goreng Kota Tangerang
Hendrik Simorangkir • 07 Januari 2022 16:40
Tangerang: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bakal menggelar operasi pasar minyak goreng dengan harga Rp14 ribu per liter. Operasi pasar tersebut bakal digelar dua hari pada Sabtu, 8 Januari 2022 dan Senin, 10 Januari 2022. 
 
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Teddy Bayu Putra, mengatakan dalam dua hari itu pihaknya akan menggelar operasi pasar di Kantor Gedung Cisadane dan Lapangan Palem Botol Pinang. Masing-masing lokasi disiapkan 4.000 liter minyak goreng, dengan dibatasi dua liter per orang. 
 
"Program ini atas kerjasama Pemkot Tangerang, Provinsi Banten bersama PT Sinar Mas Land. Kota Tangerang mendapat 8.000 liter, untuk dijual harga standar ke seluruh masyarakat Kota Tangerang. Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan minyak goreng," ujarnya, Jumat, 7 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemkab Malang Tunggu Juknis Penyaluran Minyak Goreng Bersubsidi
 
Teddy menuturkan kebijakan ini sebagai respon dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merespon dengan cepat tren kenaikan harga pangan, khususnya minyak goreng. Konsepnya, menurut Teddy, operasi pasar minyak goreng digelar tidak melalui pasar, agar minyak dengan harga terjangkau dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. 
 
"Sekaligus meminimalisasi oknum yang mendapatkan harga murah tapi dijual kembali dengan harga mahal. Program ini sudah kita informasikan ke masyarakat lewat berbagai sosial media, Disperindagkop UKM juga telah mensosialisasikan ke grup-grup UMKM se-Kota Tangerang, untuk memanfaatkan program ini," katanya. 
 
Teddy menambahkan sejauh ini harga minyak di Kota Tangerang di angka Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter. 
 
"Walau perlahan angkanya turun, tapi saat ini masih di angka Rp21 ribu per liter, sedangkan harga normalnya hanya diangka Rp14 ribu. Dengan itu, harapannya lewat program ini harga pasaran bisa turun normal, dan masyarakat bisa mendapat harga wajar secepatnya," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif