Ilustrasi penculikan dan pencabulan. (Medcom.id)
Ilustrasi penculikan dan pencabulan. (Medcom.id)

Pelaku Penculikan dan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Tangerang Selatan Ditangkap

Nasional pencabulan Penculikan tangerang selatan penculikan anak pencabulan anak
Farhan Dwitama • 14 Januari 2022 23:58
Tangerang: DFR, 23, warga Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, diringkus Sat Reskrim Polres Tangsel, setelah melakukan percobaan penculikan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, warga Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. 
 
"Percobaan penculikan dan pencabulan yang dilakukan pelaku berinisial DFR, itu terjadi pada 2 Januari 2022 kemarin. Korbannya adalah anak dibawah umur," terang Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu di Mapolres Tangsel, Jumat, 14 Januari 2022.
 
Sarly menyebutkan, pelaku yang tidak memiliki pekerjaan itu berhasil ditangkap setelah Polisi mendapati jejak pelaku berdasarkan hasil rekaman CCTV yang memperlihatkan jelas nomor kendaraan yang digunakan ketika beraksi menculik korban. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peristiwa percobaan penculikan dan pencabulan itu lanjut Kapolres, bermula ketika korban yang sedang asik bermain sepeda bersama teman-temannya di kawasan Kecamatan Setu. Tiba-tiba, korban dihampiri pelaku dengan sepeda motor yang dipinjam dari teman pelaku.
 
Baca: Polisi Ancam Jemput Paksa Putra Tokoh Agama di Jombang Tersangka Pencabulan
 
"Pelaku kemudian menanyakan alamat kepada korban. Pelaku mengaku tidak bisa menggunakan aplikasi google maps, untuk mencapai lokasi, sampai kemudian korban diminta mengarahkannya ke alamat yang dituju menggunakan aplikasi maps," jelas dia.
 
Setelah korban bersedia dan dibonceng pelaku, korban diajak mengendarai sepeda motor dari kawasan Setu, Tangerang Selatan hingga ke Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Selama perjalanan, kata Kapolres, korban diraba oleh pelaku.
 
"Korban sempat berusaha melawan, hingga sampai di lapangan Sepak Bola di kawasan Gunung Sindur, korban melompat dan meminta bantuan warga dan diantarkan ke keluarga korban oleh warga yang membantu," terang Kapolres. 
 
Atas peristiwa yang dialami korban perempuan berusia 12 tahun itu, keluarga korban kemudian melapor ke polisi. Kemudian polisi menangkap pelaku di kediamannya di wilayah Kecamatan Serpong.
 
Baca: Diadang Santri, Polisi Gagal Bawa Putra Pengasuh Ponpes Tersangka Cabul di Jombang
 
Akibat perbuatannya, DRF disangkakan Pasal 83 dan atau Pasal 82 UU No 17 tahun 2016 tentang PERPU No 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 53 KUHP dan atau Pasal 332 KUHP dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun. 
 
Kapolres menegaskan, pelaku dalam aksinya berpura-pura menanyakan alamat dan meminta bantuan korban karena beralasan tidak bisa menggunakan aplikasi maps.
 
"Modus pelaku menanyakan alamat rumah dan berpura-pura tidak bisa menggunakan Aplikasi Google Map, sehingga meminta tolong kepada korban untuk mengantarkan kealamat yang dimaksud," terangnya. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif