Kondisi di salah satu titik di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pascabencana. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara
Kondisi di salah satu titik di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pascabencana. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Perbaikan Infrastruktur Pascabencana di Bogor Diprediksi Setahun

Nasional longsor bencana longsor bencana banjir
Rizky Dewantara • 22 Januari 2020 13:53
Bogor: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, memprediksi membutuhkan waktu setahun untuk memperbaiki infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan permukiman warga dampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Bogor.
 
"Jika dalam penanganan pasca bencana didukung oleh anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, mungkin setahun bisa selesai. Kalau tidak, lebih dari satu tahun dalam membangun kembali infrastruktur yang rusak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Yani Hassan, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Yani mengakui akibat bencana banjir dan longsor, ada 23 jembatan putus dan 55 titik jalan rusak. Kerusakan terparah ada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Nanggung, Cigudeg, Sukajaya, dan Jasinga. Wilayah tersebut diyakini akan memakan waktu lama dalam membangun kembali infrastruktur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yanu juga mengakui pihaknya belum memiliki data valid terkait kerusakan yang terjadi akibat bencana alam di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
 
"Saat ini kami masih memvalidasi data. Data itu nantinya untuk kami meminta bantuan ke pemerintah pusat dan Pemprov Jabar. Guna kebutuhan hunian tetap dan perbaikan infrastruktur," akunya.
 
Data sementara, BPBD mencatat sebanyak 4.738 unit rumah rusak ringan, 1.292 unit rumah rusak sedang, 824 unit rumah rusak berat, 27 masjid, tiga musala, 14 sekolah, dan tujuh pesantren.
 
Delapan orang dinyatakan meninggal (saat bencana terjadi), empat orang meninggal (setelah bencana), 12 orang luka berat, dan 517 orang luka ringan.
 
Sementara itu, sebanyak 19.405 pengungsi tersebar di empat kecamatan. Kecamatan Sukajaya 12.724 orang, Kecamatan Nanggung 5.310 orang, Kecamatan Cigudeg 1.212 orang, dan Kecamatan Jasinga 159 orang.
 

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif