Suasana ricuh konsolidasi DPD PDI Perjuangan di Surabaya, Minggu, 14 Juli 2019.
Suasana ricuh konsolidasi DPD PDI Perjuangan di Surabaya, Minggu, 14 Juli 2019.

Konsolidasi DPD PDI Perjuangan Ricuh

Nasional pdi perjuangan
Amaluddin • 14 Juli 2019 16:50
Surabaya: Konsolidasi DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dengan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Surabaya, Jawa Timur, diwarnai kericuhan. Sempat terjadi baku hantam di sela-sela kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Jalan Kendangsari, Surabaya, Minggu, 14 Juli 2019.
 
Kegiatan konsolidasi digelar tertutup, mulai pukul 14.00 WIB. Agenda konsolidasi untuk menyosialisasikan Peraturan PDI Perjuangan Nomor 28/2019.
 
Isi peraturan tentang konsolidasi PDI Perjuangan Melalui DPD PDIP Jatim dengan PAC se-Surabaya, sebagai tindak lanjut hasil Konfrensi Cabang (Konfercab) PDIP dalam pemilihan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (SKB) di tingkat DPC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengumpulan Pengurus PAC se-Surabaya ini adalah instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan melalui surat nomor 5606/IN/DPP/VIII/2019 yang telah dikirimkan pada 10 Juli lalu kepada DPD Jatim.
 
Pantauan Medcom,id, di tengah acara, suasana konsolidasi mendadak ricuh. Dari dalam ruangan, orang-orang berteriak, Kemudian, seorang laki-laki digiring keluar dari forum ole petugas Satgas Cakra Buana.
 
Ketua PAC Simokerto, Tri Widayanto, turut keluar forum. Dia mengejar pria yang digiring petugas, dan sempat menyerang dengan pukulan. Kemudian berhasil dilerai oleh petugas.
 
Belum diketahui sebab kericuhan tersebut. Sejumlah kader PAC di luar forum berteriak, menuduh pria yang digiring petugas adalah penyusup. Konsolidasi yang dipimpin sejumlah pengurus DPD Jatim ini tertutup bagi awak media.
 
Konsolidasi berkaitan dengan protes atas keputusan DPP PDI Perjuangan, yang memutuskan Adi Sutarwijono menjadi Ketua DPC Surabaya menggantikan Whisnu Sakti Buana. Konsolidasi sengaja dilakukan untuk memberi pengertian atas keputusan DPP yang telah ditetapkan.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif