NEWSTICKER
Ilustrasi--Pengerahan massa pada pilkada di Kabupaten Tolikara beberapa waktu lalu. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Ilustrasi--Pengerahan massa pada pilkada di Kabupaten Tolikara beberapa waktu lalu. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Mobilisasi Massa Potensi Utama Konflik Pilkada di Papua

Nasional Pemilu Serentak 2020
Roylinus Ratumakin • 10 Januari 2020 15:52
Jayapura: Wakapolda Papua Brigjen Jacobus Marjuki menyebut pengerahan massa dalam penyelesaian sengketa pilkada menjadi salah satu pemicu utama konflik pemilu di Papua. Potensi itu dapat terjadi di 11 daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.
 
“Semua pihak yang terlibat dalam pemilukada mesti memahami, tidak dibenarkan mengerahkan massa kecuali pada masa kampanye. Itu pun mesti ada pemberitahuan kepada Polri,” kata Jacobus, Jumat, 10 Januari 2020, di Jayapura.
 
Jacobus menegaskan pengerahan massa sebagai solusi penyelesaian sengketa pilkada tak dibenarkan apa pun alasannya. Hal itu juga telah diatur dalam Undang-undang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mencari solusi silakan pengacara (pasangan calon) duduk bersama sehingga semua berjalan normal. Juga laporkan ke KPU atau Bawaslu yang diberi kewenangan menyelesaikan sengketa pilkada," jelas dia.
 
Ia juga mengingatkan KPU dan Bawaslu independen dalam melaksanakan tugas. Netralitas juga berlaku bagi aparat keamanan.
 
“Polri dan TNI sebagai (pihak yang melakukan) pengaman itu harus netral,” katanya.
 
Terkait daerah rawan dari 11 kabupaten di Papua yang akan melaksanakan pilkada, Jacobus mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan.
 
“Secara keseluruhan, wilayah di Papua berpotensi terjadi kerawanan. Saat ini masih dalam proses pemetaan,” ungkapnya.
 
Kendati demikian, Jacobus memprediksi salah satu daerah yang rawan terjadi sengketa pilkada adalah Kabupaten Waropen.
 
“Waropen banyak masalah sejak lima tahun lalu. Banyak kejadian, yang harus dicermati,” imbuh dia.
 
Sebanyak 11 kabupaten di Papua menyelenggarakan pilkada serentak tahun. Di antaranya, Kabupaten Nabire, Asmat, Keerom, Waropen, Merauke, Mamberamo Raya, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Yahukimo, Supiori, dan Kabupaten Yalimo.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif