Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Sumsel Berpotensi Banjir Bandang dan Longsor

Nasional bencana alam
Gonti Hadi Wibowo • 06 Januari 2020 13:48
Palembang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geogisika (BMKG) memprediksi beberapa wilayah di Sumatra Selatan berpotensi banjir dan tanah longsor. BMKG meperkirakan sepekan ke depan Sumatra Selatan mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang akibat menguatnya angin muson Cina Selatan (muson Barat) yang sarat uap air.
 
“7 Januari hingga 13 Januari 2020 wilayah Sumsel akan terkena hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi yakni angin puting beliung, banjir bandang, dan tanah longsor,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Bambang Beny Setiaji, Senin, 6 Januari 2020.
 
Bambang mengatakan masuknya musim hujan di wilayah Sumsel dengan indikasi menguatnya angin muson muson Barat yang sarat uap air dan melalui wilayah Indonesia. Dia melanjutkan angin muson barat mengakibatkan peningkatan curah hujan disertai petir dan angin kencang yang umumnya terjadi pada siang hingga sore hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sedangkan potensi hujan ringan hingga sedang yang berlangsung lama apabila terjadi pada malam hingga dini hari,” jelasnya.
 
Beberapa wilayah Sumsel bagian barat yakni pada wilayah dataran tinggi (Bukit Barisan) yang akan berdampak potensi banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Musi Rawas, Empat Lawang, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, PALI, Muara Enim dan Kota Lubuklinggau.
 
Kemudian, potensi bencana hangin kencang/puting beliung pada wilayah Kota Pagaralam, Prabumulih, Palembang, Kabupaten Banyuasin, OKI, Ogan Ilir, OKU Timur, OKU, dan OKU Selatan.
 
Pihaknya mengimbau masyarakat Sumsel tetap waspada dan selalu update informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG dan melakukan tindakan preventif meminimalisasi dampak bencana hidrometeorologi.
 
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransportasi pada siang hingga sore hari, memperbaiki struktur bangunan yang kokoh terhadap hujan dan angin kencang, membersihkan dan memperbaiki drainase, dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan terjadi dan menghindari titik macet saat adanya genangan air akibat hujan," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif