Wisatawan melihat letusan Gunung Merapi dari Bulit Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Rizky Tulus)
Wisatawan melihat letusan Gunung Merapi dari Bulit Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Rizky Tulus)

Jateng Kirim 8.000 Masker ke 5 Desa Terdampak Erupsi Merapi

Nasional gunung merapi erupsi gunung
Mustholih • 03 Maret 2020 13:35
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan delapan ribu lembar masker ke lima desa terdampak erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Boyolali. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut wilayah ini merupakan daerah paling parah terdampak erupsi.
 
"Di Boyolali cukup tebal abunya. Sudah dibagikan ke lima desa, ada delapan ribu masker," kata Ganjar, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 3 Maret 2020.
 
Menurut Ganjar, ada empat desa di Kecamatan Tamansari dan satu desa di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, yang terkena hujan abu Merapi. Daerah dengan dampak erupsi cukup parah akan diprioritaskan mendapatkan bantuan masker.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Koordinasi dengan rumah sakit dan puskesmas agar disiapkan segala sesuatunya," sambung Ganjar.
 
Baca juga: Erupsi Merapi Disertai Awan Panas
 
Ganjar memastikan Pemprov Jateng terus memantau perkembangan terkini erupsi Gunung Merapi. Selain Boyolali, wilayah Magelang dan Klaten juga terdampak erupsi.
 
"Tapi masih aman terkendali, semuanya bisa ditangani," tegas dia.
 
Ganjar menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jateng telah bersiaga. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.
 
"Ikuti saja arahan dan ketentuan (BPBD). Di sekitar Merapi, masyarakat sudah punya pengalaman. Sekarang tinggal menunggu aba-aba dari pemerintah untuk mereka siaga," jelasnya.
 
Gunung Merapi mengalami erupsi pada Selasa, 3 Maret 2020, pukul 05.22 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dan durasi 450 detik. Tinggi kolom erupsi sekitar 6.000 meter dari puncak. Guguran awan panas meluncur ke arah hulu sungai Gendol dengan jarak maksimal dua kilometer dan arah angin saat erupsi bertiup ke utara.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif