ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Kasus KDRT di Papua Turun 48,97 Persen

Nasional kekerasan dalam rumah tangga
Siti Yona Hukmana • 29 Juni 2020 08:30
Jakarta: Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Papua mengalami penurunan. Hal itu diketahui dalam kegiatan Refleksi Semester I tahun 2020.
 
"Kasus KDRT di Papua mengalami penurunan sebesar 48,97 persen dibandingkan tahun 2019," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, saat dikonfirmasi, Senin, 29 Juni 2020.
 
Baca: Rhoma Irama Ingkar Janji, Konser saat Pandemi Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahmad mengatakan selama 2020 kasus KDRT tercatat sebanyak 50 kasus. Jumlah tersebut lebih rendah jika dibanding pada 2019 yang mencapai 98 kasus.
 
"Untuk penyelesaian kasus pada 2020 sebanyak 31 kasus dibandingkan dengan 2019 sebanyak 64 kasus, mengalami penurunan dalam penyelesaian kasus sekitar 33 kasus atau 51,56 persen," jelasnya.
 
Ahmad menyebut penurunan kasus KDRT di Papua terjadi karena meningkatnya peran serta masyarakat dalam menumbuhkan keharmonisan di rumah tangga. Dia berasumsi bahwa situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dan berkumpul bersama keluarga.
 
Meski kasus KDRT menurun, Ahmad mengakui ada peningkatan pada beberapa kasus kriminal. Namun dia tidak memerinci peningkatan kasus kriminal tersebut.
 
"Memang ada beberapa kasus kriminal meningkat di wilayah hukum Polda Papua, tetapi itu merupakan dinamika kehidupan didaerah berkembang. Menjadi tantangan tugas kepolisian kedepan agar kejahatan dapat ditekan dengan meningkatkan pelayanan kepolisian," ujar Ahmad.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif