Gubernur Sumsel, Herman Deru, membuka Grand Launching Gerakan Sumsel Mandiri Pangan di Kabupaten Lahat, Kamis, 2 Desember 2021. Dokumentasi/ istimewa
Gubernur Sumsel, Herman Deru, membuka Grand Launching Gerakan Sumsel Mandiri Pangan di Kabupaten Lahat, Kamis, 2 Desember 2021. Dokumentasi/ istimewa

Tekan Angka Kemiskinan, Herman Deru Luncurkan Sumsel Mandiri Pangan

Nasional kemiskinan ekonomi daerah Herman Deru
Gonti Hadi Wibowo • 02 Desember 2021 22:06
Lahat: Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, secara resmi membuka Grand Launching Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) di Kabupaten Lahat.
 
Herman Deru secara tegas meminta launching serupa juga dilakukan hingga ke Kabupaten dan Kota lainnya untuk menekan angka kemiskinan di Sumsel.
 
"Dengan gerakan serentak ini diharapkan target meminimalisir terjadinya kerawanan pangan serta menekan angka kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat segera terwujud di Sumsel," kata Deru, Kamis, 2 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Vonis Bebas Valencya Sesuai Harapan Kuasa Hukum
 
Menurutnya melalui gebrakan ini diharapkan dapat mengubah mindset masyarakat dari yang sebelumnya konsumtif menjadi produktif.
 
"Program gerakan Sumsel Mandiri Pangan benar kita luncurkan. Target kita dimasa yang akan datang kita melepaskan ketergantungan atas komoditas yang dikirim dari luar seperti sayur-mayur, cabai, tomat komoditas lainnya," jelasnya.
 
Dia mengatakan kemandirian pangan di Sumsel sendiri akan dimulai dari kemandirian pangan pada tingkat rumah tangga.
 
Hal itu mengingat masyarakat mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahan pangan dan gizi keluarga melalui pengembangan ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumber daya setempat secara berkelanjutan.
 
"Saya mengajak kepada masyarakat untuk menghasilkan sendiri saja dengan tidak perlu ketergantungan dengan orang lain," bebernya.
 
Deru menjelaskan apa yang dilakukan melalui gerakan Sumsel Mandiri Pangan adalah gerakan yang sederhana tapi yang peduli kepada seluruh masyarakat tidak hanya pada segmen tertentu tapi tertuju pada kesejahteraan rakyat.
 
Melalui gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini juga sebagai upaya untuk mengubah pola pikir masyarakat dari biasa hanya menjadi pembeli berubah menjadi produsen atau penghasil.
 
"Apapun gerakan kita untuk kesejahteraan masyarakat. Saya bersama teman-teman dan berbagai mitra untuk mengejar kesejahteraan itu secara konkrit tanpa berbasa-basi. Ini adalah jalan pintas untuk mengubah mindset yang tadinya jiwa pembeli kita bergeser ke penghasil," ucapnya.
 
Maka dari itu dalam menggerakan Sumsel Mandiri Pangan ini, pihaknya meminta semua pihak bertanggung jawab tak terkecuali organisasi-organisasi seperti TP. PKK, Ikatri, Persit, Bhayangkari dan organisasi lainnya.
 
Termasuk CSR semua korporasinya sudah mengarah ke Sumsel Mandiri Pangan dan enam bulan dievaluasi.
 
"Titik sasaran pada Sumsel Mandiri Pangan ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Artinya semua pihak mempunyai tanggungjawab. Jadi kita butuh kerja konkrit dan otentik," ujarnya.
 
Bupati Lahat, Cik Ujang, menyambut baik atas program gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang diinisasi Gubernur Sumsel Herman Deru.
 
"Kami masyarakat Lahat mengucapkan terima kasih dipilihnya sebagai tempat pelaksana launching gerakan Sumsel Mandiri Pangan," ungkapnya.
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif