Ilustrasi sekolah tatap muka di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi sekolah tatap muka di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Guru Dilarang Mengajar Tatap Muka sebelum Divaksin

Nasional Virus Korona Metode Pembelajaran Protokol Covid-19
Media Indonesia.com • 21 April 2021 13:10
Palu: Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menegaskan tidak akan mengizinkan guru untuk mengajar jika belum divaksin covid-19.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palu, Ansyar Sutiadi, mengatakan, penegasan dibuat untuk memastikan pembelajaran tatap muka aman tanpa kekhawatiran penyebaran  covid-19.
 
"Jadi, meski guru yang belum divaksin karena alasan medis seperti riwayat penyakit dan kondisi kehamilan, juga tidak diizinkan untuk mengajar secara tatap muka di sekolah," tegasnya, Rabu, 21 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ansyar, pelaksanaan tatap muka di sekolah akan dimulai 3 Mei 2021. Semua yang berhubungan dengan protokol kesehatan covid-19 di seluruh sekolah sudah harus terpenuhi, termasuk vaksinasi tenaga pendidik.
 
"Namun sampai saat ini masih ada sejumlah tenaga pendidik yang belum divaksin, karena alasan medis. Di antaranya riwayat penyakit dan kondisi kehamilan. Nah, mereka semua itu nantinya harus divaksin dulu baru bisa mengajar," jelas dia.
 
Baca juga: Pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh Sudah 67,9 Persen
 
Meski tidak diperbolehkan untuk mengajar di dalam kelas, namun guru yang belum menerima vaksin masih diperbolehkan untuk datang ke sekolah memberikan pelajaran secara daring. Namun, tetap harus memenuhi protokol kesehatan.
 
"Datang ke sekolah tapi tidak boleh mengajar secara tatap muka, cukup daring saja," tegas Ansyar.
 
Aturan ketat yang dikeluarkan pemerintah untuk guru yang belum divaksin demi mencegah terjadinya penularan covid-19 di sekolah. Selain itu, seluruh warga di sekolah baik guru, murid, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat jika tatap muka mulai diberlakukan.
 
"Karena kami tidak mau sekolah menjadi klaster penularan covid-19. Untuk itu semuanya kita imbau agar menerapkan prokes dengan ketat," terang dia. (M Taufan SP Bustan)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif