Kurir Sembunyikan Sabu di Botol Deodoran
Enam kurir sabu ditangkap dalam satu pekan terakhir
Makassar: Aparat Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan menangkap enam orang sindikat pengedar sabu dalam satu pekan terakhir. Pelaku tertangkap tangan dengan barang bukti sejumlah saset sabu siap jual.

Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar AKP Indra Waspada  mengatakan, pelaku enam pelaku ditangkap terpisah pada Jumat 14 September dan Rabu 19 September. Pelaku terdiri dari lima pria dan satu wanita.

"Pelaku rata-rata berperan sebagai kurir atau pengedar. Mereka sehari-hari ada yang berprofesi buruh harian, wiraswasta, dan ibu rumah tangga," kata Indra di Makassar, Kamis 20 September.


Tiga kurir tertangkap dalam satu lokasi di jalan Sungai Klara, Rabu lalu. Masing-masing bernama Haeruddin, Sandi Ramba, dan Nurhikmah. Pada hari yang sama dibekuk Surya Eka Bayu di jalan Mannuruki, serta Ahmad di Kampung Sapiria. Sedangkan Andi Umar Anwar diamankan pada Jumat lalu di jalan Makmur.

Dari penangkapan pelaku, Polisi mengungkap modus baru peredaran sabu. Salah satunya dengan menyembunyikan sejumlah saset di dalam botol deodoran oleh pelaku bernama Surya. Botol itu dimodifikasi sedemikian rupa untuk mengelabui petugas. 

Dari tangan pelaku, Polisi juga menyita bukti lain berupa alat timbangam digital, bungkusan saset kosong, alat isap sabu, dan telepon genggam.

"Kita dapatkan barang bukti saat menyamar hendak bertransaksi di pinggir jalan. Ada juga yang simpan sabu di rumahnya. Nanti ada yang pesan baru dikeluarkan," ujar Indra. 

Indra menyatakan, Polisi terus berupaya membongkar sindikat peredaran narkoba di tengah masyarakat. Pihaknya mengharapkan laporan maupun informasi dari masyarakat. Adapun pelaku yang tertangkap tengah diperiksa untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita masih mengembangkan (penyelidikan) lebih lanjut. Pelaku yang tertangkap terancam hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal dua puluh tahun," kata Indra.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id