Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Instagram @fairidnaparin
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Instagram @fairidnaparin

Kisah Wali Kota Palangka Raya Sembuh dari Covid-19

Nasional Virus Korona virus corona
Antara • 21 Mei 2020 04:46
Palangka Raya: Wali kota Palangka Raya Fairid Naparin menceritakan pengalamannya selama mengikuti protokol isolasi bagi orang positif covid-19 selama 22 hari. Fairid pun mengaku sudah bisa kembali beraktivitas normal.
 
"Alhamdulillah setelah tadi keterangan resmi dari Direktur RS Doris Sylvanus Drg. Yayu dan juga mendapatkan surat lulus, tanda sehat," kata Fairid diiringi candaan seperti dilansir Antara, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Dia dinyatakan sehat setelah menjalani dua kali menjalani tes swab dengan hasil negatif. Dia juga mengaku mulai berbuka puasa dengan kedua orang tua dan keluarganya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selama hampir 22 hari isolasi, saya menghadapi situasi dengan sendirian kecuali petugas medis," kata Fairid yang juga telah ditulis di akun instagram pribadinya.
 
Melalui akun Instagram @fairidnaparin, dia mengaku kondisi tersebut membuat mantan Ketua DPD KNPI Kalteng itu gundah dan sedih. Meski demikian, perasaan tersebut berupaya ditepis dan meneguhkan dirinya serta harus selalu tampil tegar. Terutama demi menjaga semangat dan optimistis masyarakat dalam perang melawan covid-19.
 
"Kekacuan sempat terjadi di mana-mana, jajaran saya pun di awal pandemi ada juga terkena virus. Dan alhamdulillah berkat kesabaran kita semua, selalu berdoa serta berupaya saya bisa terbebas paparan covid-19," kata Fairid.
 
Wali Kota Palangka Raya ini pun berterima kasih dan mengapresiasi kinerja para petugas medis dalam penanganan covid-19 di wilayah ibu kota Kalimantan Tengah. Terutama petugas medis dari Dinkes Kota Palangka Raya dan RSUD Kota Palangka Raya lain yang banyak berkontribusi dalam perang melawan covid-19.
 
Selama perawatan, dia melihat betapa beratnya beban yang ditanggung petugas medis. Mereka tak pernah mengenal lelah dalam melayani pasien.
 
"Sampai saya bilang Bu Dokter Maya, saya ambil swab sendiri aja karena udah terlalu sering jadi paham. Selanjutnya juga ada Dr Probo dan jajaran perawat yang menemani dan mengontrol saya setiap hari. Terima Kasih," kata Fairid.
 
Menurut dia, banyak hikmah dan pelajaran, salah satunya adalah bahwa penyakit yang kini melanda dunia ini bisa disembuhkan. Selanjutnya Fairid yang telah dinyatakan negatif usai menjalani swab itu masih harus mengikuti prosedur kesehatan.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif