Menteri Sosial Juliari P Batubara menyerahkan bansos tunai senilai Rp600 ribu kepada 5.768 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Serang, Banten, pada Sabtu, 9 Mei 2020 (Foto:Dok)
Menteri Sosial Juliari P Batubara menyerahkan bansos tunai senilai Rp600 ribu kepada 5.768 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Serang, Banten, pada Sabtu, 9 Mei 2020 (Foto:Dok)

Mensos Ingin Bantuan di Tangsel Segera Disalurkan

Nasional Virus Korona PSBB
Farhan Dwitama • 14 Mei 2020 01:39
Tangerang: Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada warga yang terdampak covid-19 di Kampung Ciater Barat, RT 5/2, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan.
 
Menteri Sosial, Juliari Batubara, mengatakan paket bantuan tersebut berisi beras, mi instan, minyak goreng, kornet, dan sarden.
 
"Nilainya Rp300 ribu yang diberikan dua tahap dalam satu bulan, sehingga ditotal nilainya Rp600 ribu," kata Juliari P Batubara, Rabu, 13 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juliari yang hadir dalam pembagian paket sembako itu juga menyempatkan mendengar keluhan masyarakat Tangsel yang terdampak covid-19. Pada satu sisi, penyaluran Bansos di Tangsel, meninggalkan banyak persoalan mulai dari data ganda penerima, warga terdampak yang tidak terdata sampai bansos tidak tepat sasaran yang menyasar pegawai kelurahan di Tangsel.
 
Menurutnya Bansos Kementerian Sosial untuk Tangerang Selatan, sendiri menyasar 73 ribu lebih keluarga miskin terdampak covid-19. Paket bantuan ini diakuinya, mengalami keterlambatan dalam penyalurannya. Sehingga pihaknya menargetkan, tahap pertama penyalurannya bisa selesai sebelum lebaran.
 
"Penyaluran paket sembako baru tiga hari dan sudah capai 50 persen pembagian di Kota Tangsel," jelas Jualiari.
 
Dia berharap Pemkot Tangsel bisa menengahi kekisruhan pendataan Bansos di Tangsel, sehingga penyaluran Bansos bisa benar-benar di rasakan masyarakat terdampak covid-19.
 
"Data sempurna itu enggak mungkin. Inikan masalahnya waktunya harus cepat. Saya milih cepat dulu tepatnya tahap dua diperbaiki lagi, dari pada kita sibuk urus data tepat, tepat, tepat akhirnya covidnya selesai kita baru salurkan," ucap Juliari.
 
Dia menekankan Pemda harus benar-benar dalam melakukan pendataan warga teedampak Covid-19. Termasuk, warga luar Tangsel, yang juga terdampak namun belum tersentuh bantuan.
 
"Warga daerah di luar Tangsel, itu tergantung Pemda. Mau masukin silahkan yang penting dari awal Pemda yang paling tahu, mana keluarga terdampak itu didahulukan. Jadi sebelum lebaran dua tahap. Yang datanya belum, nanti kita tambahkan," pungkas Juliari.

 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif