Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat berkunjung ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin 29 Juni 2020.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat berkunjung ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin 29 Juni 2020.

Jembatan Darurat Penghubung Palopo-Toraja Segera Dibangun

Nasional tanah longsor
Muhammad Syawaluddin • 29 Juni 2020 19:15
Makassar: Jembatan darurat penghubung Kota Palopo dan Toraja segera dibangun. Pembangunan disegerakan karena masyarakat masih terisolasi setelah diterjang longsor.
 
"Untuk penanganan darurat, kami akan buatkan jembatan gantung untuk orang dan kendaraan roda dua, agar masyarakat tidak terisolasi," kata, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat berkunjung ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Juni 2020.
 
Basuki mengatakan, ruas jalan Kota Palopo-Rantepao, yang tepat berada di KM 366+500 dan KM 368, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, merupakan jalur vital yang menghubungkan kota pelabuhan Palopo dan pusat produksi pertanian di kawasan Toraja. Sehingga, untuk sementara dibuatkan jembatan darurat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya telah menurunkan alat berat, berupa ekskavator dan dump truck untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan di ruas Palopo – Rantepao, Sulawesi Selatan.
 
"Untuk penanganan permanen akan dilakukan pembangunan jembatan rangka baja. Melihat kontur topografi yang curam, kami menilai sulit untuk mengganti alinyemen jalan. Sehingga kita manfaatkan ruas jalan eksisting saja," jelasnya.
 
Baca:Longsor Palopo Diduga Akibat Alih Fungsi Lahan
 
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, M Insal U Maha, mengatakan Kementerian PUPR berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polres/ Polsek memasang rambu peringatan dan dijaga oleh aparat keamanan.
 
"Untuk alat berat ekskavator dan loader dari arah Rantepao sudah ada di lokasi longsoran, sedangkan alat berat dari arah Palopo sedang melakukan pembersihan timbunan tanah di lokasi longsor," ujarnya.
 
Sebelumnya, ruas jalan nasional dari Kota Palopo ke Kabupaten Toraja Utara, terputus total akibat longsor di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat, 26 Juni 2020, pukul 16.46 Wita.
 
Akibat longsor tersebut, sebanyak enam rumah warga terbawa longsor. Sekitar 40 kendaraan terjebak di material longsoran.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif