Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Ciamis

Nasional kecelakaan bus
Kristiadi • 25 November 2019 07:46
Ciamis: Bus Pariwisata MGI berpelat D 7692 AS mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Banjar-Ciamis, tepatnya di Dusun Kidul, Desa, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu sore, 24 November 2019. Tidak ada korban tewas dalam kejadian tersebut, tapi 35 penumpang luka ringan.
 
Kasatlantas Polres Ciamis Ajun Kompol Suharto mengatakan bus pariwisata yang dikemudikan Faisal Syarif, 31, warga Jalan Nagrek, Kelurahan Setiamekar, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membawa rombongan dari Bandung, Jawa Barat. Para penumpang bus pariwisata itu dalam perjalan pulang, setelah berwisata di Pangandaran, Jawa Barat.
 
"Bus Pariwisata yang melintas di Jalan Raya Banjar-Ciamis tepatnya di Cijeungjing hilang kendali setelah melalui tikungan dan masuk ke dalam jurang sedalam empat meter. Atas kejadian itu, warga yang melihat sempat memberikan pertolongan untuk mengeluarkan penumpang di dalam kendaraan," katanya, Minggu malam, 24 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suharto mengatakan bangkai kendaraan sudah dievakuasi agar tidak menjadi tontonan warga setempat. Anggota Lantas langsung melakukan olah tempat kejadian (TKP), pengakuan supir bus tidak bisa mengendalikan karena setir macet.
 
"Semua penumpang semuanya berjumlah 35 orang dan sebagian mengalami luka ringan tapi yang lainnya syok atas kejadian tersebut. Beruntung kejadian tersebut tidak ada korban jiwa tapi supir harus tetap bertanggung jawab atas kejadian tersebut," ujarnya.
 
Menurut saksi, Asep, 43, warga Cijeungjing, mengatakan bus Parawisata yang mengalami kecelakaan tunggal. Dia menuturkan sebagian penumpang mengalami luka benturan dan lainnya selamat setelah berhasil keluar sendiri melalui pintu belakang.
 
"Pengakuan dari para penumpang itu, mereka pulang dari Pantai Pangandaran dan akan kembali menuju Bandung dilakukan secara konvoi. Warga berupaya membantu, karena saya mendengar di dalam bus itu ada yang meminta bantuan dan mereka menangis," paparnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif