Ilustrasi KPK - MI.
Ilustrasi KPK - MI.

KPK Dinilai Memerlukan Anggota Polri Sebagai Pemimpin

Nasional polri
Deny Irwanto • 16 Agustus 2019 13:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai memerlukan pimpinan berlatarbelakang ilmu hukum dan ekonomi yang kuat. Pakar Komunikasi Emrus Sihombing mengatakan figur polisi sosok tepat untuk menjadi pimpinan KPK.
 
"Logika itu polisi unsurnya sudah sangat tepat. Fungsi dan aktifitas dari polisi dapat diadopsi, misalnya penyelidikan dan penyidikan," kata Emrus di Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Emrus menjelaskan lolosnya enam perwira tinggi Polri bersama 34 capim lainnya dalam tahapan seleksi Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK telah melalui tahapan seleksi yang obyektif dan ketat. Emrus menilai Pansel Capim KPK telah bekerja dengan baik dan independen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Siapapun yang lolos adalah atas dasar profesionalisme dan kriteria yang ditetapkan. Pansel menurut saya berjalan independen dan obyektif," jelas Emrus.
 
Menurut Emrus banyak sosok idealis yang lahir dari unsur kepolisian dan juga kejaksaan. Contoh banyak anggota polisi yang mempunyai rekam jejak bagus sebelum pimpin KPK.
 
Emrus juga berharap ke depannya pimpinan KPK bisa mengedepankan aspek pencegahan ketimbang penindakan. "Kemampuan pencegahan jauh lebih baik," pungkas Emrus.
 
Saat ini ada enam perwira tinggi Polri yang lolos pada tahapan seleksi Pansel Capim KPK, yaitu Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bauri, Karo Renmin Bareskrim Mabes Polri Irjen Dharma Pongrekun, Analis Kebijakan Utama Bidang Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri Irjen Juansih, Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani, dan Mantan Kapolda Sumatera Barat Brigjen Bambang Sri Herwanto.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif