NEWSTICKER
Jenazah Yunahar Ilyas saat disalatkan di PP Muhammadiyah. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Jenazah Yunahar Ilyas saat disalatkan di PP Muhammadiyah. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Yunahar Ilyas Sosok yang Dekat dengan Masyarakat

Nasional obituari muhammadiyah
Ahmad Mustaqim • 03 Januari 2020 10:59
Yogyakarta: Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengaku kehilangan sosok Yunahar Ilyas. Ia mengenal Yunahar sebagai orang yang bersahaja dan dekat dengan masyarakat.
 
"Kita merasa kehilangan sosok ulama dan mubalig yang kenal dan kental dengan masyarakat bawah," kata Haedar di PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Bagi Haedar, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu merupakan sosok yang layak jadi teladan bagi generasi muda. Menurut dia, seluruh tindakan yang dilakukan Yunahar selama hidup sejalan dengan perannya sebagai ulama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menilai Yunahar sangat teliti dalam bersikap dan bertindak sebagai pemimpin. Baik di Muhammadiyah maupun MUI, Yunahar selalu bijaksana.
 
"Beliau ulama yang bisa bertindak sejalan dengan apa yang dikatakan. Beliau sosok yang layak jadi teladan untuk generasi muda," ujarnya.
 
Selain itu, Yunahar juga seorang akademisi. Ia menghasilkan buku hingga berbagai tulisan di bidang tafsir dan tarikh.
 
"Dia juga menulis sejumlah buku, tulisannya tentang tafsir dan tarikh itu banyak dirujuk, bukan hanya kalangan mahasiswa, tapi juga kalangan di luar," imbuhnya.
 
Sebelum meninggal, Haedar menambahkan, Yunahar sempat dua bulan mendapat perawatan medis intensif. Sebelum dirujuk ke rumah sakit dr Sardjito, Yunahar lebih dulu 'mukim' di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
 
"Pemindahan beliau terkait rencana cangkok ginjal yang dilaksanakan di Sardjito. PKU Muhammadiyah dan (RSUP Dr) Sardjito sering kerja sama. Pemindahan (Yunahar) bagian usaha medis dan manusia untuk mengusahakan kesembuhan," jelasnya.
 
Usaha medis yang hendak dilakukan itu urung dilaksakan. Yunahar Ilyas meninggal pada Kamis, 2 Januari 2020, pukul 23.47 WIB di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
 
"(Jumat, 3 Januari 2019) pukul 10.30 WIB jenazah akan diberangkat dari Gedung PP Muhammadiyah ke masjid Kauman untuk disalatkan usai salat Jumat. Jenazah akan dimakamkan di kompleks pemakaman Karangkajen, termasuk KH Ahmad Dahlan dimakamkan di sana," pungkasnya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif