Kepala Sub Direktorat Informasi dan Politik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hypolitus Layanan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 20 Maret 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Kepala Sub Direktorat Informasi dan Politik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hypolitus Layanan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 20 Maret 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

961 Ribu Akun Penyebar Hoaks dan Hatespeech Diblokir di 2018

Nasional ujaran kebencian hoax
Muhammad Syawaluddin • 20 Maret 2019 22:23
Makassar: Kementerian Komunikasi dan informatika RI (Kominfo) menutup 961.456 akun penyebar berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian pada 2018. Pemblokiran kebanyakan berawal dari laporan masyarakat.
 
Kasubdit Informasi dan Politik Kominfo Hypolitus Layanan mengatakan ratusan ribu akun tersebut bukan hanya milik perorangan. Sejumlah situs yang dikerjakan secara berkelompok untuk menyebarkan kabar bohong juga banyak ditemukan.
 
Namun, pemblokiran tersebut tidak langsung dilakukan. Pihaknya akan menentukan pemblokiran lewat kajian internal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dibahas dan diambil keputusan bersama untuk memblokirnya. Kominfo tidak serta merta bekerja sendiri, harus bersama-sama tim," ujarnya di Makassar, Rabu 20 Maret 2019.
 
Kominfo bekerja sama dengan instansi lain untuk pemblokiran akun yang diduga melakukan pelanggaran. Tim Satuan Tugas Media Sosial juga sengaja dibentuk untuk menangkal hoaks yang masif beredar belakangan ini.
 
Satgas Media Sosial tersebut dibentuk dengan tujuan mengedukasi masyarakat melalui media sosial dengan konten positif.
 
"Tugasnya untuk membuat konten-konten berupa meme, info grafis dan konten-konten yang memberikan edukasi kepada publik. Tugas pokoknya itu adalah memberikan edukasi lewat media sosial," jelasnya.
 


 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif