Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional dan Survei Uji Banding Faktor Fisika, pada laboratorium pengujian K3, di Bandar Lampung. (Foto: Dok. Kemenaker)
Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional dan Survei Uji Banding Faktor Fisika, pada laboratorium pengujian K3, di Bandar Lampung. (Foto: Dok. Kemenaker)

Hadapi Digitalisasi Industri, Kemenaker Kembangkan Aplikasi Database K3

Nasional berita kemenaker
Gervin Nathaniel Purba • 18 Maret 2019 19:12
Lampung: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus mendorong kesadaran berbagai perusahaan dalam mewujudkan tempat kerja yang aman, selamat, dan sehat.
 
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus terus dikembangkan mengingat pesatnya perkembangan teknologi, khususnya memasuki era revolusi industri 4.0, yang menekankan pada pola serba digital.
 
“Kita harus menyikapi perkembangan teknologi ini dengan mengembangkan aplikasi database K3, khususnya dalam memproses dan menganalisis data yang diperoleh di lapangan,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Kesehatan Keselamatan Kerja Kemenaker Sugeng Priyanto, seusai kegiatan Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional dan Survei Uji Banding Faktor Fisika, pada laboratorium pengujian K3, di Bandar Lampung, Senin, 18 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sugeng mengatakan digitalisasi industri dapat menjadi hambatan. Salah satunya bila kita tidak mampu mengelola data yang diperoleh di lapangan secara terintegrasi.
 
“Database K3 ini dapat digunakan dalam mengembangkan kebijakan untuk perbaikan penerapan K3, baik di tingkat perusahaan maupun nasional yang selanjutnya akan mendukung daya saing industri dan meningkatkan perekonomian nasional,” kata Sugeng.
 
Sedangkan bagi pengawas ketenagakerjaan, lanjut Sugeng, data K3 yang terintegrasi ini dapat membantu melaksanakan tugas pencegahan risiko K3 melalui penegakan norma K3 di perusahaan.
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung Lukmansyah turut mengimbau kepada perusahaan-perusahaan di Provinsi Lampung untuk menerapkan norma K3.
 
“Penerapan K3 harus didukung dengan peningkatan fasilitas pendukung dan standarisasi keselamatan kerja dan evaluasinya," kata Lukmansyah.
 
Pihaknya terus berkomitmen dan berusaha meminimalkan insiden kecelakaan kerja meski potensi kecelakaan kerja pasti ada. Sejak 2010, Lampung selalu meraih penghargaan Anugerah K3 dari Kemenaker atas keberhasilannya meraih Zero Accident.

 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif