Warga Sijantung Kini Sudah Teraliri Listrik Selama 24 Jam

Anwar Sadat Guna 15 Agustus 2018 11:58 WIB
listrik
Warga Sijantung Kini Sudah Teraliri Listrik Selama 24 Jam
GM Service Bussiness Unit PLN Batam, Fransis Al Zauhari meresmikan penyambungan listrik di rumah salah satu warga Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Selasa, 14 Agustus 2018. Medcom.id/ Anwar Sadat Guna.
Batam: Soni, 43, tak henti mengucap syukur. Warga Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, ini haru gembira karena sudah bisa menikmati listrik selama 24 jam. 

"Kami benar-benar sangat berterima kasih kepada PLN Batam. Ini anugerah luar biasa yang kami rasakan. Setelah puluhan tahun kampung kami gelap, akhirnya kini terealisi listrik selama 24 jam," kata Soni, di Kantor Lurah Sijantung, Selasa, 14 Agustus 2018.

Jarak Sijantung dari Kota Batam harus melintasi lima jembatan penghubung antarpulau di Batam. Soni bersama ratusan kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sijantung mengucap syukur karena daerahnya kini bisa terang benderang selama 24 jam.


Sebelumnya Soni dan sejumlah warga sekitar hanya bisa merasakan listrik selama enam jam dalam satu hari.

"Kami hanya menikmati listrik sekitar enam jam. Mulai sore, pukul 18.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Selebihnya listrik sudah padam. Kehadiran listrik PLN Batam sangat membantu kami. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bright PLN Batam," jelas Soni. 

Sementara itu, Rohimah, 45, warga lainnya juga mengaku senang dengan adanya penyambungan listrik di Kelurahan Sijantung. Kehadiran listrik PLN Batam, kata Rohimah, membuat warga terutama ibu-ibu bisa berusaha mencari penghasilan tambahan untuk menghidupi keluarga.

"Kami bisa buka usaha, misalnya jualan kue, jualan es, atau usaha lainnya," ujar Rohimah.

Rohimah mengaku, selama tinggal di Sijantung sejak tahun 1973, warga di daerah tersebut belum pernah merasakan listrik menyala 24 jam. Awal-awal tinggal di daerah itu, warga hanya menggunakan lampu pelita.

"Masuknya Otorita Batam (kini BP Batam), kampung kami mulai teraliri listrik. Namun hanya enam jam, dari pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sekarang, alhamdullillah rumah kami teraliri listrik selama 24 jam. Terima kasih PLN Batam," ungkap Rohimah. 

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Sijantung, Danang Prilasandi, juga tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Ia juga mengucap syukur karena setelah puluhan tahun masyarakat Sijantung akhirnya bisa menikmati listrik PLN Batam.

"Terima kasih kepada PLN Batam yang telah memberikan program penyambungan listrik ke daerah kami. Ini yang kami tunggu-tunggu selama ini," beber Rohimah. 

Danang menuturkan, sebanyak 160 KK telah mengajukan penyambungan listrik dari total 200 KK yang bermukim di kampung tersebut. Dari permohonan tersebut, sekitar 90 KK telah menerima penyambungan listrik PLN Batam. 

"Mudah-mudahan ke depan seluruh rumah di wilayah ini teraliri listrik. Kami dari Pemerintah Kota Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan pelayanan yang diberikan PLN Batam kepada warga kami," kata Rohimah.

General Manager Service Bussiness Unit PLN Batam, Fransis Al Zauhari, mengatakan bahwa penyambungan listrik ke Kelurahan Sijantung adalah tanggung jawab PLN Batam dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Batam, termasuk wilayah kepulauan.

"Ke depan rasio elektrifikasi akan terus kami tingkatkan agar masyarakat Batam seluruhnya dapat terjangkau listrik PLN Batam.  Tak hanya di Batam, tetapi juga di wilayah pesisir dan pulau-pulau sekitarnya," jelas Fransis.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id