Banjir ilustrasi. Foto: MI/Bary F
Banjir ilustrasi. Foto: MI/Bary F

Indonesia Paling Sering Dilanda Banjir

Nasional bencana alam bnpb
Muhammad Syawaluddin • 11 Februari 2020 03:47
Makassar: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 455 bencana terjadi di seluruh wilayah Indonesia hingga minggu ketiga Februari 2020. Bencana banjir paling banyak terjadi dengan jumlah 171 kejadian.
 
Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan selain banjir, bencana hidrometeorologi yang juga banyak terjadi adalah puting beliung dengan 55 kali kejadian, tanah longsor 98 kejadian, dan gelombang pasang atau abrasi 2 kejadian.
 
"Banjir merupakan yang paling banyak mengakibatkan korban meninggal dunia, yaitu 86 orang, disusul tanah longsor 5 orang, dan puting beliung 3 orang," kata Doni di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 10 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain berdampak pada korban jiwa, bencana alam juga mengakibakan kerusakan infrastruktur seperti tempat tinggal. Tercatat sebanyak 2.512 unit rumah rusak berat, 1.725 rusak sedang, dan 6.707 rumah rusak ringan.
 
"Fasilitas pendidikan (terdampak) berjumlah 142 unit, rumah peribadatan 121, perkantoran 47 dan kesehatan 11 unit," ungkapnya.
 
Indonesia Paling Sering Dilanda Banjir
Kepala BNPB Doni Monardo saat Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel di Makassar, Senin, 10 Februari 2020. ANTARA/ Humas Pemprov Sulsel
 
Sebanyak 994.932 orang terdampak dan harus mengungsi akibat bencana. Tiga wilayah provinsi dengan jumlah bencana tinggi yaitu Jawa Tengah (119 kejadian), Jawa Barat (72 kejadian), dan Jawa Timur (69 kejadian).
 
Doni mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan bersama-sama memikirkan strategi jangka panjang dalam mengantisipasi atau penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia.
 
Dia juga mengajak kepada semua untuk kembali merenungi hubungan manusia dengan alam. "Kita harus berpikir bagaimana menyiapkan bangsa ini agar dapat menghadapi ancaman bencana bukan untuk satu tahun, dua tahun, tapi ratusan tahun yang akan datang," ucap Doni.
 
Menurut, Doni, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Makanya, BNPB terus melakukan sosialisasi dan berbuat untuk bisa menemukan strategi dalam menanggulangi bencana khususnya teknologi untuk peringatan dini bencana.
 
"Sampai lima tahun ke depan pemerintah memberikan fokus untuk menyempurnakan sistem untuk memprediksi semua bencana," jelasnya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif