NEWSTICKER
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. (Foto: Medcom.id/Mustholih)
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. (Foto: Medcom.id/Mustholih)

Petugas Medis Karantina Mandiri Usai Rawat Pasien Korona

Nasional Virus Korona
Mustholih • 19 Maret 2020 17:35
Semarang: Sekitar 250 orang petugas medis di Jawa Tengah dilaporkan telah melakukan kontak dengan pasien covid-19. Sebagian dari mereka melakukan karantina mandiri guna menghindari potensi penyebaran virus.
 
"Sekitar 250-an (petugas medis) sudah kontak, tapi tidak semua berisiko. Karena mereka juga menggunakan alat pelindung diri," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Menurut Yulianto, pasien covid-19 di Jawa Tengah per hari ini berjumlah sepuluh orang. Setiap pasien rata-rata ditangani 25 tenaga medis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kalikan saja tenaga medis yang sudah melakukan kontak," beber dia.
 
Baca juga:Pasien Positif Korona di DIY Jadi Empat Orang
 
Dari jumlah itu sebagian dari mereka sudah melakukan karantina mandiri. Namun, ia enggan mengungkap jumlah pasti petugas medis yang menjalani karantina.
 
"Di Semarang, contohnya. Tenaga medis yang dikategorikan kontak erat sudah ada 30 orang. Kita liburkan, diawasi, dan dilakukan karantina rumah," jelasnya.
 
Disisi lain, Yulianto mengaku tengah menginventarisasi kebutuhan alat pelindung diri bagi petugas medis se-Jawa Tengah. Asumsi kebutuhan sementara, untuk satu pasin dalam pengawasan (PDP) butuh 20 set alat pelindung diri dalam sehari.
 
"Kalikan 14 hari, sudah 280 set APD. Itu baru satu pasien, tinggal dikalikan jumlahnya. Butuh anggaran banyak sekali, kita sedang geser-geser anggaran," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif