Dokter Spesialis Paru RSUD Gunung Jati Cirebon Syifa Imelda (kedua kanan). (Foto: Medcom.id/Rofahan)
Dokter Spesialis Paru RSUD Gunung Jati Cirebon Syifa Imelda (kedua kanan). (Foto: Medcom.id/Rofahan)

Warga Hubei Sakit Sebelum Masuk Indonesia

Nasional Virus Korona
Ahmad Rofahan • 06 Februari 2020 09:29
Cirebon: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat, menyebut XC, 25, warga Hubei, Tiongkok, telah sakit sebelum ke Indonesia. Dokter yang menangani XC, Syifa Imelda, mengatakan, XC sakit sejak 30 Januari 2020.
 
"XC tiba di Indonesia pada 1 Februari 2020," ujarnya, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Selain itu, XC sudah membekali dirinya dengan obat demam yang dibawa dari Tiongkok. Hal tersebut meyakinkan bahwa sumber sakit dari XC tidak berasal dari dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syifa melanjutkan, kondisi tubuh XC saat ini telah stabil. Suhu badannya berangsur turun.
 
"Suhu badannya sekarang 36,6 derajat celsius. Sedangkan saat masuk, suhunya mencapai 37,7 derajat celsius," ungkapnya.
 
Alasan rumah sakit tetap memasukkan XC ke ruang isolasi, kata Syifa, XC telah meminum obat turun panas sebelum masuk ke Indonesia. "Akhirnya kami memilih untuk merawatnya di ruang isolasi. Karena protap yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan memang begitu," jelas dia.
 
Direktur RSUD Gunung Jati Ismail Jamaludin sebelumnya mengungkapkan, pihaknya belum menetapkan pasien tersebut sebagai suspect virus korona. Pasien masih dalam batas pengawasan.
 
Hasil pemeriksaan kesehatan sementara, kondisi pasien XC membaik. Bahkan, tidak ditemukan indikasi pneumonia pada XC.
 
Karena XC merupakan salah satu warga yang berasal dari Provinsi Hubei, pihaknya akhirnya menerapkan penanganan seperti penanganan korona.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif