Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Polisi Periksa Kejiwaan Pembunuh Staf Universitas Negeri Makassar

Nasional pembunuhan
Muhammad Syawaluddin • 26 Maret 2019 19:35
Makassar: Kepolisian Resor (Polres) Gowa, memeriksa kejiwaan pembunuh Staf Universitas Negeri Makassar Sitti Zulaeha, Wahyu Jayadi. Dia diperiksa selama lima jam oleh tim dokter kepolisian.
 
"Tersangka diperiksa sejak pagi pukul 10.00 Wita dan baru selesai sekitar pukul 15.00 Wita," kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, saat dikonfirmasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Baca: Dosen Jadi Tersangka Pembunuhan Staf Universitas Negeri Makassar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemeriksaan kejiwaan terhadap Wahyu Jayadi yang juga merupakan dosen di Universitas Negeri Makassar dilakukan di klinik kedokteran jiwa Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Menurut Shinto, pemeriksaan tersebut merupakan prosedur dalam penyidikan yang sedang dilakukan.
 
"Pemeriksaan psikologi dimaksudkan untuk mendalami kondisi kejiwaan pelaku dan motif pembunuhan secara lebih jauh," jelas Shinto.
 
Terkait hasil pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka, Shinto masih belum bisa mengungkapkan, pasalnya untuk menganalisa hasil uji kejiwaan tersebut dibutuhkan sekitar tiga hingga empat hari.
 
"Penilaian ada di tim yah mas. Analisa dari setiap jawaban pelaku juga akan dilakukan oleh tim Psikiater Polda Sulsel," pungkas Shinto.
 
Sementara, Ketua tim penasihat hukum Wahyu Jayadi, Muh. Shyafril Hamzah mengatakan, bahwa pihaknya menghargai penyidikan yang dilakukan Polres Gowa terhadap kliennya.
 
"Ini bagian dari proses hukum yang dilakukan Polres Gowa jadi harus dilewati itu," kata Wahyu di Rumah Sakit Bhayangkara.
 
Sebelumnya, Sitti Zulaeha yang merupakan staf di Universitas Negeri Makassar, ditemukan tewas di dalam mobilnya dalam keadaan tercekik seatbelt.
 
Dalam kasus tersebut polisi menetapkan Wahyu Jayadi sebagai tersangka pembunuhan di Kompleks Perumahan Zarindah. Dosen itu dinaikkan statusnya sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara di Mapolres Gowa.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif